Tim Jogja Konstruksi Menjelaskan Pentingnya K3 di Lapangan

Pentingnya K3 di Lapangan

Tim Jogja Konstruksi Menjelaskan Pentingnya K3 di Lapangan. Pada awal tahun 2025 ini Tim Doma mendapati proyek renovasi Kos Muslimah di daerah Sewon, Bantul. Projek ini dikerjakan dari awal Januari sampai dengan akhir Januari 2025. Renovasi membutuhkan ketelitian dan keamaan yang sangat tinggi karena membongkar eksisting bangunan cukup memakan waktu dan tenaga. Ketidakcermatan tenaga atau pekerja menjadi momok pelaku konstruksi di Indonesia. Minimnya edukasi menjadi faktor utama dalam banyaknya kasus kecelakaan kerja yang terjadi, terlebih di dunia kontruksi.

Keselamatan, Kesehatan, Kerja (K3) merupakan aspek fundamental dalam dunia konstruksi, bertujuan untuk melindungi pekerja, lingkungan, serta mencegah kecelakaan atau kerugian selama proses pembangunan. Tim konstruksi memahami bahwa K3 tidak hanya tentang mematuhi aturan, tetapi juga menciptakan budaya kerja yang aman dan produktif. K3 adalah peran utama dalam melindungi pekerja konstruksi. Erik selaku Pelaksana Doma berpendapat, “Dengan memakai helm dan sabuk pengaman, risiko cedera kepala atau jatuh dari ketinggian bisa berkurang drastis.” Pekerjaan konstruksi melibatkan risiko tinggi seperti jatuh dari ketinggian, tertimpa material, atau terpapar bahan berbahaya. Penerapan K3 membantu meminimalkan risiko tersebut.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Menjamin Keselamatan pekerja, paparan debu, bahan kimia, atau kerja fisik berat dapat memengaruhi kesehatan jangka panjang pekerja. Program K3 melibatkan langkah-langkah untuk melindungi mereka. Erik manambahkan, “Pekerja harus menggunakan masker dan alat pelindung diri (APD) saat bekerja di lingkungan berdebu atau beracun misalnya.” Lanjut Erik menjelaskan “Jika proyek tidak mematuhi K3, bisa dikenai denda atau bahkan dihentikan oleh pemerintah.” Di Indonesia, penerapan K3 diatur dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan PP No. 50 Tahun 2012. Pelanggaran terhadap regulasi ini bisa berujung pada sanksi hukum.

Menunjukan reputasi profesional Doma Living House. Proyek yang memprioritaskan K3 menunjukkan komitmen terhadap keselamatan, meningkatkan kepercayaan klien dan masyarakat. “Doma, konstruksi yang selalu mematuhi K3 karena kita bertanggung jawab akan keselamatan pekerja.”

K3 adalah pilar utama dalam setiap proyek konstruksi. Dengan menerapkan K3, Tim Doma tidak hanya melindungi pekerja, tetapi juga memastikan kelancaran proyek dan menciptakan kepercayaan publik. Keselamatan adalah prioritas yang tidak bisa ditawar dalam dunia konstruksi.

Penulis: Ibnu Candra Hakim

Editor: Sanditha Setya Wisaksanti

Jogja Konstruksi, Urug itu Buruk?

Urug itu Buruk?

Jogja Konstruksi, Urug itu Buruk? Tanah urug atau urug dalam dunia konstruksi dapat memiliki sifat baik atau buruk tergantung pada tujuan penggunaannya dan kualitas tanah itu sendiri. Jika dijelaskan dari sudut pandang tim konstruksi, urug adalah material tanah yang digunakan untuk mengisi, meratakan, atau meninggikan area pada proyek konstruksi. Jika menggunakan tanah berkualitas baik (misalnya tanah merah atau campuran pasir), dapat memperkuat dasar pondasi dan mengurangi risiko ambles. Juga, Jika proses pengurukan dan pemadatan tidak dilakukan dengan benar, tanah bisa bergerak atau amblas saat menopang struktur di atasnya. Untuk pemadatan tanah, Tim Doma Living House menggunakan alat seperti stamper atau vibro untuk memastikan tanah tidak mudah ambles.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Beberapa jenis tanah urug, seperti tanah lempung, sulit menyerap atau mengalirkan air sehingga mudah mengakibatkan genangan. Tim Jogja Konstruksi juga berdiskusi mengenai urug di lapangan proyek Laili. Bayu mengatakan “Cek dulu tanah urugnya, jangan sampai ada sampah atau bahan organik.” menyetujui pernyataan Bayu, Tahta menambahkan “Tanah ini terlalu lembek, sepertinya kita butuh campuran pasir untuk stabilitas.” Bayu menambahkan “Setuju, lalu kita padatkan per lapisan agar hasilnya tidak amblas.”

Dengan kata lain, tanah urug itu adalah “Alat bantu” untuk menyiapkan permukaan tanah agar sesuai kebutuhan konstruksi. Tanah urug bisa baik atau buruk tergantung pada kualitasnya dan cara penggunaannya. Dalam konstruksi, memilih tanah urug yang sesuai spesifikasi dan melakukan pemadatan dengan benar adalah kunci keberhasilan. Jika kualitas tanah urug tidak ideal, biasanya tim konstruksi akan mencampurnya dengan material tambahan. Material tambahan yang dimaksud seperti pasir atau batu kerikil untuk meningkatkan performanya.

Penulis: Ibnu Candra Hakim

Editor: Sanditha Setya Wisaksanti

Jogja Konstruksi, Apa Sih Dinding Yang Cocok Untuk Yogyakarta?

Jogja Konstruksi, Apa Sih Dinding Yang Cocok Untuk Yogyakarta?

Dinding yang cocok untuk Yogyakarta?

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Partisi dengan bahan kayu

  • Keunggulan:
    • Estetika alami dan tradisional.
    • Dapat memberikan sirkulasi udara jika didesain dengan celah atau kisi-kisi.
  • Perawatan: Kayu harus diberi lapisan pelindung seperti cat anti-rayap dan tahan kelembapan untuk mencegah kerusakan.

Dinding Partisi dengan Gipsum (Gypsum Board)

  • Keunggulan:
    • Mudah dipasang dan dirawat.
    • Ringan dan memberikan kesan modern.
  • Catatan: Pilih gipsum tahan air (water-resistant gypsum board) untuk mencegah kerusakan akibat kelembapan.

Partisi Menggunakan Kaca

  • Keunggulan:
    • Memberikan pencahayaan alami dan kesan luas pada ruangan.
    • Ideal untuk ruang dengan kebutuhan visual terbuka.
  • Perawatan: Gunakan kaca tempered untuk kekuatan lebih dan tambahkan tirai atau lapisan film untuk mengurangi panas dari sinar matahari.

Dinding Bata Ringan (Hebel)

  • Keunggulan:
    • Tahan lama, mudah dipasang, dan memiliki insulasi termal yang baik.
    • Cocok untuk ruangan yang membutuhkan isolasi suara.
  • Catatan: Tambahkan pelapis cat atau plester tahan lembap.

Menggunakan Bahan Bambu

  • Keunggulan:
    • Ramah lingkungan dan memberikan estetika tropis.
    • Dapat dirancang sebagai partisi tetap atau bergerak.
  • Perawatan: Perlakukan bambu dengan bahan anti-jamur dan pelindung cuaca.

Bahan PVC atau Aluminium

  • Keunggulan:
    • Ringan, tahan kelembapan, dan anti-rayap.
    • Cocok untuk ruangan basah seperti kamar mandi atau dapur.
  • Pilihan Desain: Beragam pola dan warna tersedia sesuai kebutuhan interior.

Partisi Roster (Ventilated Blocks)

  • Keunggulan:
    • Memberikan ventilasi alami untuk sirkulasi udara yang baik.
    • Tahan terhadap cuaca tropis dan memiliki variasi desain menarik.
  • Kelebihan Tambahan: Ideal untuk dinding semi-terbuka atau pembatas luar ruangan.

Tips Umum:

  • Ventilasi dan Sirkulasi Udara: Pastikan partisi tidak menghalangi aliran udara agar ruangan tetap nyaman dan tidak lembap.
  • Pemilihan Bahan Tahan Kelembapan: Gunakan bahan yang tahan terhadap perubahan suhu dan kelembapan tinggi.
  • Finishing Tahan Cuaca: Tambahkan finishing anti-jamur, anti-rayap, atau cat tahan air untuk meningkatkan daya tahan.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Jogja Konstruksi Pastikan Ukuran Dimensi Beton Pas dan Efisien

Jogja Konstruksi Pastikan Ukuran Dimensi Beton Pas dan Efisien

Ukuran Dimensi Beton Pas dan Efisien

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Kolom

  • Prinsip utama: Dimensi kolom bergantung pada beban yang harus ditopang (beban hidup, beban mati, dan gempa jika relevan).
  • Dimensi optimal:
    • Rumah 1-2 lantai:
      • Kolom standar 20 cm x 20 cm dengan beton K-225 hingga K-250.
      • Tulangan: 4D12 (4 batang diameter 12 mm) dan sengkang Ø8-150 mm.
    • Bangunan 3-5 lantai:
      • Kolom standar 30 cm x 30 cm dengan beton K-250 hingga K-300.
      • Tulangan: Minimal 6D16 dan sengkang Ø10-100 mm di area kritis.
  • Tips efisiensi:
    • Hindari overdesign (dimensi terlalu besar).
    • Gunakan analisis struktural untuk menentukan beban aktual.
    • Sesuaikan dimensi kolom di lantai atas (biasanya lebih kecil jika beban lebih ringan).

Balok

  • Prinsip utama: Tinggi balok harus cukup untuk menahan momen lentur, sementara lebarnya ditentukan agar stabil.
  • Dimensi optimal:
    • Rumah 1-2 lantai:
      • 20 cm x 30 cm (b x h) untuk bentang hingga 4 meter.
      • Beton K-225 hingga K-250 dengan tulangan 2D12 di atas, 2D12 di bawah, dan sengkang Ø8-150 mm.
    • Bentang lebih dari 4 meter atau bangunan bertingkat:
      • Dimensi 25 cm x 40 cm atau disesuaikan dengan perhitungan.
  • Tips efisiensi:
    • Sesuaikan dimensi dengan panjang bentang.
    • Gunakan balok komposit (balok bekerja bersama pelat beton) untuk mengurangi dimensi.

Pelat Lantai

  • Prinsip utama: Ketebalan pelat ditentukan oleh beban dan jarak antar balok.
  • Dimensi optimal:
    • Rumah 1-2 lantai:
      • Tebal pelat 12 cm dengan beton K-225 dan tulangan Ø10-200 mm (dua arah).
    • Bangunan komersial atau bertingkat:
      • Tebal pelat 15 cm atau lebih dengan tulangan Ø12-150 mm.
  • Tips efisiensi:
    • Gunakan pelat one-way (satu arah) jika bentang lebih pendek, karena lebih hemat tulangan.
    • Pertimbangkan slab pracetak untuk efisiensi material dan tenaga kerja.

Pondasi

  • Prinsip utama: Dimensi pondasi bergantung pada daya dukung tanah (bearing capacity).
  • Dimensi optimal:
    • Pondasi foot plat untuk rumah 1-2 lantai:
      • Ukuran minimum 80 cm x 80 cm x 20 cm dengan beton K-250.
      • Tulangan Ø10-150 mm.
    • Bangunan bertingkat:
      • Gunakan pondasi tapak dengan dimensi lebih besar atau pondasi tiang pancang sesuai analisis.

Efisiensi Material Adalah Pekerjaan Professional

  1. Gunakan software analisis struktur: Agar perhitungan lebih akurat dan material tidak berlebihan.
  2. Material berkualitas baik: Kualitas beton dan tulangan yang sesuai spesifikasi mengurangi kebutuhan dimensi besar.
  3. Pengawasan ketat: Pastikan adukan beton sesuai desain mutu (K-225, K-250, dll).
  4. Sesuaikan dengan lokasi dan risiko gempa: Bangunan di zona gempa mungkin membutuhkan tambahan dimensi untuk keamanan.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Solusi Dinding Retak Jogja Konstruksi

Solusi Dinding Retak

Solusi dinding retak Jogja Konstruksi. Tim Doma sering menerima perbaikan keretakan baik rumah yang sudah lama maupun rumah baru. Dinding retak merupakan masalah umum dalam konstruksi yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti pergerakan tanah, kualitas material yang kurang baik, atau penyusutan bangunan. Kontraktor dan tenaga ahli konstruksi menyarankan solusi yang sesuai berdasarkan jenis retakan yang terjadi. Untuk retakan kecil atau rambut (hairline crack), perbaikan bisa dilakukan dengan mengisi celah menggunakan plamir atau sealer khusus sebelum mengecat ulang. Namun, jika retakan lebih besar dan dalam, diperlukan tindakan lebih serius seperti injeksi semen atau epoxy untuk memperkuat struktur dinding. Para ahli juga menyarankan pemeriksaan terhadap pondasi dan struktur bangunan guna mencegah retak bertambah parah.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Menurut Pomo, retakan pada dinding dapat dikategorikan menjadi dua jenis utama retak rambut (hairline crack) dan retak struktural. Retak rambut, yang biasanya tipis dan dangkal, umumnya disebabkan oleh penyusutan plester atau cat yang kurang elastis. Solusinya adalah dengan mengaplikasikan plamir atau semen elastis sebelum pengecatan ulang.

Sementara itu, retak struktural yang lebih besar dan dalam bisa menjadi tanda pergerakan pondasi atau kegagalan struktur. Para kontraktor menyarankan pemeriksaan menyeluruh terhadap pondasi dan rangka bangunan sebelum melakukan perbaikan. Solusi yang direkomendasikan meliputi penambalan dan injeksi, pemasangan besi angkur untuk memperkuat dinding, serta perbaikan sistem drainase jika retakan disebabkan oleh pergerakan tanah. Pomo menjelaskan “Keretakan harus disurvey oleh tenaga ahli, seperti kami. Karena bisa jadi retak berat dan membutuhkan perbaikan segera.”

Dalam diskusi ini, Tim Doma juga menekankan pentingnya pemilihan material yang berkualitas dan teknik pengerjaan yang tepat sejak awal pembangunan. Dengan pendekatan yang benar, masalah dinding retak bisa dicegah dan diperbaiki, sehingga bangunan tetap kokoh dan aman dalam jangka panjang.

Dalam dunia konstruksi, keretakan dinding menjadi masalah yang sering terjadi dan perlu segera diatasi agar tidak berkembang menjadi kerusakan struktural yang lebih serius. Dengan penanganan yang tepat, dinding bisa kembali kuat dan aman tanpa risiko kerusakan lebih lanjut.

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Baru, Paving dari Bahan Plastik Jogja Konstruksi

Hal Baru Paving dari Bahan Plastik

Baru, Paving dari Bahan Plastik Jogja Konstruksi. Tim Doma mau ajak kalian diskusi mengenai teknologi baru mengenai bahan plastik yang diubah menjadi paving. Diskusi tentang paving dari plastik merupakan topik yang menarik karena berkaitan dengan solusi inovatif untuk masalah lingkungan, terutama limbah plastik. Paving dari plastik dibuat dengan mencampur limbah plastik (seperti botol, dan kemasan plastik) dengan bahan tambahan seperti pasir atau agregat. Plastik digunakan sebagai pengikat, menggantikan sebagian atau seluruh bahan tradisional seperti semen dalam paving biasa.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Para ahli dari berbagai bidang telah memberikan pandangan mereka tentang penggunaan paving dari bahan plastik sebagai solusi inovatif dalam mengurangi limbah plastik sekaligus menciptakan material konstruksi yang fungsional. Mengingat kondisi darurat sampah plastik di Yogyakarta mencerminkan masalah yang semakin mendesak, tidak hanya bagi kota ini tetapi juga bagi banyak wilayah lain di Indonesia. Kota Yogyakarta, sebagai destinasi wisata utama dengan populasi yang terus berkembang, menghasilkan limbah plastik dalam jumlah besar setiap harinya. Ditambah masalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang penuh di Yogyakarta, terutama di TPA Piyungan, menjadi isu mendesak yang memerlukan solusi segera.

Kolaborasi dengan sektor swasta seperti perusahaan swasta seperti Doma Living House dan akademisi sangat diperlukan. Untuk mengembangan dan kemajuan teknologi pengolahan sampah sangat bisa membantu mengurangi penumpukan TPA di Piyungan. Membuat teknologi baru dari bahan plastik juga dapat menjadi keuntungan ganda, dalam sektor konstruksi seperti paving berbahan plastik. Dikutip dari medium Dr. Vasudevan dikenal sebagai pelopor teknologi menggunakan plastik bekas untuk infrastruktur jalanbeliau sangat mendukung teknologi baru ini. Beliau percaya bahwa plastik dapat menjadi pengikat yang kuat saat dicampur dengan bahan lain seperti aspal atau agregat.

Tantangan dari teknologi baru juga pasti ada. Tidak semua jenis plastik cocok untuk digunakan dalam paving, seperti plastik berbahaya atau yang mudah meleleh pada suhu rendah. Selain itu juga kekurangan pada suhu panas atau thermal. Plastik bisa meleleh atau kehilangan bentuk jika terpapar suhu tinggi, terutama di area dengan panas ekstrem seperti di Yogyakarta. Regulasi juga belum sepenuhnya ada belum banyak standar baku untuk produksi paving dari plastik, sehingga kualitas produk dapat bervariasi. Lagi, ada resistensi dari beberapa pihak yang meragukan daya tahan atau keamanan produk ini.

Universitas, komkal, dan kontraktor seperti Doma Living House mulai bereksperimen dengan paving plastik untuk proyek seperti trotoar atau area parkir. Ibnu menambahkan “Pengurangan limbah dan teknologi terbarukan akan selalu menjadi prioritas di Doma.”

Kapan Digunakan Jendela Besar? Jogja Konstruksi

Kapan Digunakan Jendela Besar?

Kapan digunakan jendela besar? Jogja Konstruksi. Dalam dunia konstruksi Tim Doma sering menerqapkan penggunaan jendela besar. Jendela model ini sering diterapkan untuk meningkatkan pencahayaan alami, sirkulasi udara, serta memperluas pandangan ke luar ruangan. Kontraktor dan tenaga ahli menyarankan jendela besar pada area yang membutuhkan cahaya alami lebih banyak, seperti ruang tamu, ruang keluarga, atau area kerja, agar ruangan terasa lebih terang dan nyaman.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Jendela besar juga cocok digunakan pada rumah dengan konsep minimalis, modern, atau tropis. Terutama di lokasi dengan pemandangan alam yang menarik, seperti daerah perbukitan atau pantai. Selain itu, pemasangan jendela besar dapat menghemat energi dengan mengurangi kebutuhan pencahayaan buatan di siang hari. Namun, para ahli menekankan pentingnya mempertimbangkan orientasi bangunan agar tidak menyebabkan ruangan terlalu panas akibat paparan sinar matahari berlebih. Oleh karena itu, penggunaan kaca low-E, kaca reflektif, atau tambahan tirai dan kanopi sering direkomendasikan untuk mengoptimalkan kenyamanan ruangan.

Tim Doma sendiri mengibaratkan jedela sebagai kebutuhan vital sebuah rumah. Rycko tim doma mejelaskan “Jendela besar punya banyak keuntungan, salah satunya udara alami dan pencahayaan alami.” Keuntungan lainnya adalah adanya solusi pasti untuk penghematan energi dengan solusi desain. “Jendela besar memungkinkan untuk menghemat penggunaan AC ataupun lampu di siang hari.” jelas Rycko.

Meskipun jendela besar memiliki banyak manfaat, kontraktor dan tenaga ahli juga menyoroti beberapa dampak negatif yang perlu dipertimbangkan sebelum menggunakannya. Salah satu kekurangan utama adalah kelebihan panas akibat paparan sinar matahari langsung, terutama jika jendela besar dipasang menghadap ke arah barat atau timur. Hal ini dapat membuat ruangan terasa lebih panas dan meningkatkan konsumsi energi untuk pendingin udara.

Terakhir, biaya pemasangan dan perawatan jendela besar cenderung lebih tinggi dibandingkan jendela standar. Selain harga kaca yang lebih mahal, pembersihan jendela besar juga memerlukan perawatan ekstra, terutama jika di area tinggi atau sulit dijangkau. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, pemilik rumah perlu memastikan bahwa desain dan material jendela besar sesuai dengan kebutuhan serta kondisi lingkungan sekitarnya.

Keuntungan dan kekurangan penggunaan jendela besar adalah memilih mana yang paling dominan. Dengan desain yang tepat, jendela besar tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga meningkatkan kualitas udara dan pencahayaan. Juga dalam rumah, menciptakan hunian yang lebih sehat dan efisien secara energi.

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Roster Bisa Dibersihkan Gimana Caranya? Jogja Konstruksi

Roster Bisa Dibersihkan Gimana Caranya?

Roster bisa dibersihkan gimana caranya? Jogja Konstruksi. Tim Doma menjelaskan roster atau ventilasi dinding berlubang, sering digunakan dalam konstruksi untuk meningkatkan sirkulasi udara dan pencahayaan alami. Namun, karena bentuknya yang berongga, debu dan kotoran mudah menumpuk pada roster. Kontraktor dan tenaga ahli merekomendasikan pembersihan rutin agar roster tetap berfungsi optimal dan tidak mengganggu estetika bangunan.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Langkah pertama dalam membersihkan roster adalah menggunakan kuas atau sikat berbulu lembut untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menempel di sela-sela lubang. Jika terdapat noda atau kerak yang sulit dibersihkan, dapat menggunakan campuran air dan sabun, lalu disikat dengan spons atau sikat kecil. Roster berbahan beton atau semen, sebaiknya menggunakan lap basah atau semprotan air bertekanan rendah agar tidak merusak permukaannya. Tim Doma, Titis menambahkan “Membersihkan roster harus berkala agar sirkulasi udara juga lancar.” Erik menambahkan. “Dibersihkan dengan kuas dan lap saja secara berkala atau jika sulit dijangkau bisa pakai alat dengan gagang.”

Para ahli juga menyarankan agar roster dibersihkan secara berkala. Minimal sebulan sekali, terutama di area yang berdebu atau sering terkena polusi. Dengan perawatan yang tepat, roster tidak hanya tetap bersih, tetapi juga berfungsi maksimal dalam mendukung ventilasi udara di dalam bangunan.

Meskipun roster sering digunakan dalam konstruksi untuk meningkatkan ventilasi dan pencahayaan alami. Namun, kontraktor dan tenaga ahli mengungkapkan beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum menggunakan roster sebagai dinding.

Roster Bisa Dibersihkan Gimana Caranya? Jogja Konstruksi. Dari segi struktural, dinding yang seluruhnya menggunakan roster memiliki kekuatan yang lebih rendah dibandingkan dinding bata atau beton biasa. Ini dapat berisiko dalam kondisi cuaca ekstrem, seperti angin kencang atau gempa, terutama jika pemasangan dan perancangannya tidak dilakukan dengan baik. Selain itu, penggunaan roster sebagai dinding juga dapat menyebabkan masalah kebocoran saat hujan, terutama jika tidak dilengkapi dengan perlindungan tambahan seperti kanopi atau penghalang air.

Roster Bisa dibersihkan Gimana Caranya? Jogja Konstruksi

Terakhir, meskipun roster dapat membantu sirkulasi udara, di daerah berdebu atau berpolusi tinggi, lubang-lubang roster justru dapat menjadi jalur masuknya debu dan kotoran, sehingga memerlukan pembersihan yang lebih sering agar tetap terlihat rapi dan tidak mengganggu kenyamanan penghuni. Oleh karena itu, para ahli menyarankan agar penggunaan roster untuk dinding dipertimbangkan dengan baik dari sisi fungsi, estetika, maupun keamanan bangunan.

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Bata Vulkanik Gunung Merapi Digunakan Masjid Merapi Jogja

Bata Vulkanik Gunung Merapi Digunakan Masjid Merapi Jogja

jogjakonstruksi.com – Bata vulkanik gunung merapi digunakan masjid merapi Jogja. Inovasi bahan bangunan sangat maju dewasa ini. Masjid Merapi termasuk salah satunya yang menggunakan bata dari bahan abu vulkanik Merapi. Pemanfaatan limbah atau vernakular menjadi sesuatu gaya arsitektural yang mulai diminati. Bata ini merupakan campuran dari abu Merapi dan beberapa campuran yang diusulkan Ridwan Kamil. Penawaran desain masjid ini mengalami penolakan awalnya, namun setelah adanya edukasi dan sosialisasi akhirnya masyarakat menerima.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Inovasi bahan bangunan menjadi sesuatu yang diwajibkan dalam dunia konstruksi. Mulai dari pemanfaatan limbah ataupun pemanfaatan material laik pakai. Konsentrasi lingkungan dan bangunan hijau menjadi dasar kuat pemikiran ini. Dunia akademisi dosen dan mahasiswa universitas selalu melakukan inovasi dan bahan terbarukan yang ramah lingkungan untuk mengganti bahan saat ini. “Penelitian IBB (ilmu bahan bangunan) sangat didukung oleh dikti.” jelas Erik yang saat itu menjadi mahasiswa salah satu universitas di Yogyakarta.

Masjid Merapi dibangun pada tahun 2011 setahun setelah erupsi merapi terjadi pada tahun 2010. Masjid ini dibangun di kecamatan Tempel dekat dengan Gunung Merapi. Ridwan Kamil adalah arsitek dari masjid ini, dengan menerapkan vernakular.

Vernakular merupakan gaya berarsitektur dengan memanfaatkan bahan di sekitar lingkungan bangunan. Abu Merapi digunakan sebagai bahan dari bata yang akan digunakan pada pembangunan masjid. Pimilihan abu Merapi dirasa pas karena masjid ini akan berada di kaki gunung Merapi yaitu kecamatan Tempel. Praktis, saat 2010 terjadi erupsi gunung Merapi, dan abu Merapi dirasa baik sebagai bahan campuran bata.

Usulan desain Ridwan Kamil yang saat itu tidak menggunakan kubah sempat ditolak oleh masyarakat. Masyarakat masih ingin memakai kubah, mengingat desain masjid tanpa kubah belum begitu populer atau banyak digunakan di wilayah Indonesia. Akhirnya Ridwan Kamil mencoba menggunakan atap bertumpuk tiga sebagai percampuran adanya gaya Jawa pada desain masjid ini. Masyarakat menerima usulan desain tersebut dengan penggunaan bata abu Merapi yang disusun berlubang-lubang dan kubah atap bertumpuk. 

Penggunaan bata dengan lubang ini diharapkan menjadi inisiasi efisiensi energi. Jumlah lubang yang banyak memungkinkan sirkulasi udara yang lancar dan pencahayaan alami pada sisi dalam masjid. Serta fasad yang berlubang membuat fasad masjid menjadi minimalis dan modern. Meski masjid ini menjadi program CSR, namun sampai saat ini keunikan pembangunan dan desainnya menjadi cerita tersendiri di dunia arsitektur di Yogyakarta.

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Tim Jogja Konstruksi Selalu Pakai Besi Ulir, Kenapa Besi Ulir?

Kenapa Besi Ulir?

Tim Jogja Konstruksi Selalu Pakai Besi Ulir, Kenapa Besi Ulir?. Memahami besi Ulir adalah salah satu jenis material konstruksi berbentuk besi batang panjang dengan permukaan berulir (berpola spiral atau garis melintang). Besi ini merupakan bagian penting dalam pembangunan karena memiliki daya rekat yang kuat dengan beton, menjadikannya ideal untuk struktur bangunan yang membutuhkan kekuatan tinggi.

Bagi tenaga profesional seperti tim Doma di bidang konstruksi, keunggulan besi ulir sudah menjadi pengetahuan umum. Hal ini karena mereka memahami bagaimana material ini memberikan kontribusi signifikan terhadap kekuatan dan stabilitas struktur.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Besi ulir digunakan sebagai tulangan (reinforcement) untuk menguatkan beton serta membantu beton menahan beban tarik dan tekanan. Proyek Ayu yang berada di Krapyak, Bantul sepenuhnya menggunakan besi ulir. Titis selaku pelaksana tim Doma berkata “Untuk semua balok, gunakan besi ulir D16, karena beban strukturnya cukup besar. Miko yang bertugas sebagai mandor bertanya “Apakah kita perlu menambahkan besi polos di sampingnya untuk pengikat? Titis menambahkan “Tidak, tetap gunakan besi ulir untuk pengikat, tapi dengan diameter lebih kecil.” imbuhnya.

Besi ulir digunakan sebagai tulangan (reinforcement) membantu beton menahan beban tarik dan tekanan. atau terpisah. Juga, besi ulir lebih kuat dibandingkan besi polos karena pola ulirnya meningkatkan daya lekat dengan beton. Harga besi ulir memang tergolong lebih mahal dibandingkan besi polos karena beberapa faktor yang memengaruhi kualitas, fungsi, dan proses produksinya.

Dengan kata lain, besi ulir adalah “tulang punggung” beton bertulang yang memastikan bangunan mampu menahan beban besar dan guncangan, menjadikannya pilihan utama dalam konstruksi modern. Tim Jogja Konstruksi Selalu Pakai Besi Ulir, Kenapa Besi Ulir? Menjawab kenapa selalu menggunakan besi ulir, selain keunggulan di atas. Tenaga profesional seperti Tim Doma, termasuk insinyur, arsitek, estimator sudah sangat memahami keunggulan besi ulir. Kami tidak hanya tahu kapan dan bagaimana menggunakannya, tetapi juga dapat menjelaskan keuntungannya kepada klien atau masyarakat awam untuk meyakinkan bahwa material ini adalah investasi terbaik dalam konstruksi.

Penulis: Ibnu Candra Hakim

Editor: Sanditha Setya Wisaksanti

Copyright © 2026 Jogja Konstruksi-Rumah Sempit Terasa Nyaman Gratis Konsultasi dan Survey +62 813-8453-4855