Pasang Keramik Jangan Sampai Kopong
Pasang keramik jangan sampai kopong Jogja Konstruksi. Pemasangan keramik harus dilakukan dengan hati-hati agar hasilnya tidak kopong atau berongga. Keramik yang kopong dapat menyebabkan permukaan mudah retak, pecah, bahkan terlepas seiring waktu. Untuk menghindarinya, pastikan permukaan lantai atau dinding rata dan bersih sebelum pemasangan.
Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House
Gunakan semen perekat berkualitas dan aplikasikan secara merata menggunakan alat yang tepat seperti notched trowel. Saat menempelkan keramik, tekan dengan kuat dan ketuk perlahan menggunakan palu karet untuk memastikan tidak ada udara yang terperangkap di bawahnya. Setelah pemasangan, periksa dengan mengetuk permukaan keramik. Jika terdengar suara nyaring, itu tanda ada rongga udara yang bisa menyebabkan masalah di kemudian hari. Dengan teknik yang benar, keramik akan terpasang kuat dan tahan lama.

Pemasangan keramik yang benar sangat penting untuk menghindari hasil yang kopong atau berongga di bawah permukaan keramik. Keramik yang kopong bisa menyebabkan masalah seperti retak, mudah pecah, atau bahkan terlepas. Pastikan permukaan lantai atau dinding rata, bersih, dan bebas dari debu atau minyak. Permukaan yang tidak rata akan menyebabkan celah di bawah keramik.
Pilih semen perekat (adhesive) yang sesuai dengan jenis keramik dan lokasi pemasangan (indoor atau outdoor). Perekat yang bagus akan meningkatkan daya rekat keramik. Gunakan notched trowel (alat penggaruk bergigi) untuk mengaplikasikan semen perekat dengan pola garis yang konsisten. Ini membantu perekat tersebar merata di bawah keramik.
Pasang Keramik Jangan Sampai Kopong
Tekan keramik dengan kuat saat menempel, dan lakukan sedikit gerakan memutar atau menggeser untuk memastikan perekat tersebar rata. Pastikan tidak ada udara yang terjebak di bawahnya. Ketuk perlahan permukaan keramik dengan palu karet untuk memastikan keramik benar-benar menempel dan tidak ada area kopong. Setelah pemasangan, ketuk keramik dengan benda keras (seperti gagang obeng) untuk mendeteksi suara kopong. Jika ada suara nyaring atau hollow, bisa jadi ada rongga udara di bawahnya. Biarkan perekat mengering sesuai waktu yang direkomendasikan sebelum mengisi nat atau memberi beban berat di atas keramik. “Kalau sudah terlanjur kopong, keramik biasanya harus dilepas dan dipasang ulang untuk hasil yang lebih kuat dan tahan lama.” jelas Ibnu.
Penulis : Ibnu Candra Hakim
Editor : Sanditha Setya Wisaksanti








