Baru, Paving dari Bahan Plastik Jogja Konstruksi

Hal Baru Paving dari Bahan Plastik

Baru, Paving dari Bahan Plastik Jogja Konstruksi. Tim Doma mau ajak kalian diskusi mengenai teknologi baru mengenai bahan plastik yang diubah menjadi paving. Diskusi tentang paving dari plastik merupakan topik yang menarik karena berkaitan dengan solusi inovatif untuk masalah lingkungan, terutama limbah plastik. Paving dari plastik dibuat dengan mencampur limbah plastik (seperti botol, dan kemasan plastik) dengan bahan tambahan seperti pasir atau agregat. Plastik digunakan sebagai pengikat, menggantikan sebagian atau seluruh bahan tradisional seperti semen dalam paving biasa.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Para ahli dari berbagai bidang telah memberikan pandangan mereka tentang penggunaan paving dari bahan plastik sebagai solusi inovatif dalam mengurangi limbah plastik sekaligus menciptakan material konstruksi yang fungsional. Mengingat kondisi darurat sampah plastik di Yogyakarta mencerminkan masalah yang semakin mendesak, tidak hanya bagi kota ini tetapi juga bagi banyak wilayah lain di Indonesia. Kota Yogyakarta, sebagai destinasi wisata utama dengan populasi yang terus berkembang, menghasilkan limbah plastik dalam jumlah besar setiap harinya. Ditambah masalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang penuh di Yogyakarta, terutama di TPA Piyungan, menjadi isu mendesak yang memerlukan solusi segera.

Kolaborasi dengan sektor swasta seperti perusahaan swasta seperti Doma Living House dan akademisi sangat diperlukan. Untuk mengembangan dan kemajuan teknologi pengolahan sampah sangat bisa membantu mengurangi penumpukan TPA di Piyungan. Membuat teknologi baru dari bahan plastik juga dapat menjadi keuntungan ganda, dalam sektor konstruksi seperti paving berbahan plastik. Dikutip dari medium Dr. Vasudevan dikenal sebagai pelopor teknologi menggunakan plastik bekas untuk infrastruktur jalanbeliau sangat mendukung teknologi baru ini. Beliau percaya bahwa plastik dapat menjadi pengikat yang kuat saat dicampur dengan bahan lain seperti aspal atau agregat.

Tantangan dari teknologi baru juga pasti ada. Tidak semua jenis plastik cocok untuk digunakan dalam paving, seperti plastik berbahaya atau yang mudah meleleh pada suhu rendah. Selain itu juga kekurangan pada suhu panas atau thermal. Plastik bisa meleleh atau kehilangan bentuk jika terpapar suhu tinggi, terutama di area dengan panas ekstrem seperti di Yogyakarta. Regulasi juga belum sepenuhnya ada belum banyak standar baku untuk produksi paving dari plastik, sehingga kualitas produk dapat bervariasi. Lagi, ada resistensi dari beberapa pihak yang meragukan daya tahan atau keamanan produk ini.

Universitas, komkal, dan kontraktor seperti Doma Living House mulai bereksperimen dengan paving plastik untuk proyek seperti trotoar atau area parkir. Ibnu menambahkan “Pengurangan limbah dan teknologi terbarukan akan selalu menjadi prioritas di Doma.”

Kapan Digunakan Jendela Besar? Jogja Konstruksi

Kapan Digunakan Jendela Besar?

Kapan digunakan jendela besar? Jogja Konstruksi. Dalam dunia konstruksi Tim Doma sering menerqapkan penggunaan jendela besar. Jendela model ini sering diterapkan untuk meningkatkan pencahayaan alami, sirkulasi udara, serta memperluas pandangan ke luar ruangan. Kontraktor dan tenaga ahli menyarankan jendela besar pada area yang membutuhkan cahaya alami lebih banyak, seperti ruang tamu, ruang keluarga, atau area kerja, agar ruangan terasa lebih terang dan nyaman.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Jendela besar juga cocok digunakan pada rumah dengan konsep minimalis, modern, atau tropis. Terutama di lokasi dengan pemandangan alam yang menarik, seperti daerah perbukitan atau pantai. Selain itu, pemasangan jendela besar dapat menghemat energi dengan mengurangi kebutuhan pencahayaan buatan di siang hari. Namun, para ahli menekankan pentingnya mempertimbangkan orientasi bangunan agar tidak menyebabkan ruangan terlalu panas akibat paparan sinar matahari berlebih. Oleh karena itu, penggunaan kaca low-E, kaca reflektif, atau tambahan tirai dan kanopi sering direkomendasikan untuk mengoptimalkan kenyamanan ruangan.

Tim Doma sendiri mengibaratkan jedela sebagai kebutuhan vital sebuah rumah. Rycko tim doma mejelaskan “Jendela besar punya banyak keuntungan, salah satunya udara alami dan pencahayaan alami.” Keuntungan lainnya adalah adanya solusi pasti untuk penghematan energi dengan solusi desain. “Jendela besar memungkinkan untuk menghemat penggunaan AC ataupun lampu di siang hari.” jelas Rycko.

Meskipun jendela besar memiliki banyak manfaat, kontraktor dan tenaga ahli juga menyoroti beberapa dampak negatif yang perlu dipertimbangkan sebelum menggunakannya. Salah satu kekurangan utama adalah kelebihan panas akibat paparan sinar matahari langsung, terutama jika jendela besar dipasang menghadap ke arah barat atau timur. Hal ini dapat membuat ruangan terasa lebih panas dan meningkatkan konsumsi energi untuk pendingin udara.

Terakhir, biaya pemasangan dan perawatan jendela besar cenderung lebih tinggi dibandingkan jendela standar. Selain harga kaca yang lebih mahal, pembersihan jendela besar juga memerlukan perawatan ekstra, terutama jika di area tinggi atau sulit dijangkau. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, pemilik rumah perlu memastikan bahwa desain dan material jendela besar sesuai dengan kebutuhan serta kondisi lingkungan sekitarnya.

Keuntungan dan kekurangan penggunaan jendela besar adalah memilih mana yang paling dominan. Dengan desain yang tepat, jendela besar tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika, tetapi juga meningkatkan kualitas udara dan pencahayaan. Juga dalam rumah, menciptakan hunian yang lebih sehat dan efisien secara energi.

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Jogja Konstruksi, Wallfoam 3D Kapan digunakan?

Wallfoam 3D kapan digunakan?

Jogja Konstruksi, Wallfoam 3D Kapan digunakan? Dalam industri konstruksi di Indonesia, termasuk di Jogja, wallfoam 3D atau mungkin wallpaper dinding yang sering teman-teman dengar, semakin populer sebagai alternatif pelapis dinding yang praktis dan estetis. Wallfoam adalah material dekoratif berbahan busa PVC atau PE dengan berbagai motif, seperti tekstur bata, kayu, atau pola 3D. Material ini sering digunakan untuk meningkatkan tampilan interior tanpa perlu renovasi besar.

Tim Doma berpendapat, wallfoam sangat cocok digunakan di rumah-rumah modern yang mengutamakan kepraktisan dan estetika. Meskipun tidak sekuat material pelapis dinding konvensional seperti plester, aci, atau cat tembok, wallfoam menjadi solusi yang cepat dan terjangkau untuk mempercantik ruangan. Namun, pemakaiannya lebih direkomendasikan untuk area indoor dengan suhu stabil, karena paparan panas berlebih bisa menyebabkan perekatnya melemah.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Wallfoam 3D di mata kontrsaktor Jogja memiliki beragam pendapat. Kontraktor dan tenaga ahli konstruksi merekomendasikan wallfoam untuk hunian modern, kafe, kantor, hingga ruang komersial. Ini karena memberikan tampilan menarik dengan biaya yang lebih terjangkau dibandingkan material konvensional. Selain itu, wallfoam memiliki keunggulan seperti tahan air, mudah dibersihkan, serta mampu meredam suara. Menjadikannya solusi yang cocok untuk lingkungan perkotaan di Jogja. Namun, Ibnu menambahkan “Pemasangan wallfoam sebaiknya di area indoor dengan suhu stabil agar daya rekatnya optimal untuk jangka panjang.”

Menjawab Wallfoam 3D Kapan digunakan?

Dengan berbagai keunggulannya, wallfoam semakin diminati dalam industri konstruksi Indonesia sebagai alternatif dekorasi dinding yang ekonomis dan mudah diaplikasikan. Erik sebagai koordinator pelaksana Doma menyampaikan “Memang praktis, tahan air dan sebagainya, namun tetap masih jarang yang pakai.” Tim Doma yang lain, Ibnu menambahakan “Mungkin belum terdistribusi luas informasinya, namun masyarakat saat ini masih lebih suka yang konvensional.”

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Roster Bisa Dibersihkan Gimana Caranya? Jogja Konstruksi

Roster Bisa Dibersihkan Gimana Caranya?

Roster bisa dibersihkan gimana caranya? Jogja Konstruksi. Tim Doma menjelaskan roster atau ventilasi dinding berlubang, sering digunakan dalam konstruksi untuk meningkatkan sirkulasi udara dan pencahayaan alami. Namun, karena bentuknya yang berongga, debu dan kotoran mudah menumpuk pada roster. Kontraktor dan tenaga ahli merekomendasikan pembersihan rutin agar roster tetap berfungsi optimal dan tidak mengganggu estetika bangunan.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Langkah pertama dalam membersihkan roster adalah menggunakan kuas atau sikat berbulu lembut untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menempel di sela-sela lubang. Jika terdapat noda atau kerak yang sulit dibersihkan, dapat menggunakan campuran air dan sabun, lalu disikat dengan spons atau sikat kecil. Roster berbahan beton atau semen, sebaiknya menggunakan lap basah atau semprotan air bertekanan rendah agar tidak merusak permukaannya. Tim Doma, Titis menambahkan “Membersihkan roster harus berkala agar sirkulasi udara juga lancar.” Erik menambahkan. “Dibersihkan dengan kuas dan lap saja secara berkala atau jika sulit dijangkau bisa pakai alat dengan gagang.”

Para ahli juga menyarankan agar roster dibersihkan secara berkala. Minimal sebulan sekali, terutama di area yang berdebu atau sering terkena polusi. Dengan perawatan yang tepat, roster tidak hanya tetap bersih, tetapi juga berfungsi maksimal dalam mendukung ventilasi udara di dalam bangunan.

Meskipun roster sering digunakan dalam konstruksi untuk meningkatkan ventilasi dan pencahayaan alami. Namun, kontraktor dan tenaga ahli mengungkapkan beberapa kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum menggunakan roster sebagai dinding.

Roster Bisa Dibersihkan Gimana Caranya? Jogja Konstruksi. Dari segi struktural, dinding yang seluruhnya menggunakan roster memiliki kekuatan yang lebih rendah dibandingkan dinding bata atau beton biasa. Ini dapat berisiko dalam kondisi cuaca ekstrem, seperti angin kencang atau gempa, terutama jika pemasangan dan perancangannya tidak dilakukan dengan baik. Selain itu, penggunaan roster sebagai dinding juga dapat menyebabkan masalah kebocoran saat hujan, terutama jika tidak dilengkapi dengan perlindungan tambahan seperti kanopi atau penghalang air.

Roster Bisa dibersihkan Gimana Caranya? Jogja Konstruksi

Terakhir, meskipun roster dapat membantu sirkulasi udara, di daerah berdebu atau berpolusi tinggi, lubang-lubang roster justru dapat menjadi jalur masuknya debu dan kotoran, sehingga memerlukan pembersihan yang lebih sering agar tetap terlihat rapi dan tidak mengganggu kenyamanan penghuni. Oleh karena itu, para ahli menyarankan agar penggunaan roster untuk dinding dipertimbangkan dengan baik dari sisi fungsi, estetika, maupun keamanan bangunan.

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Tips Pasang Kanopi Jogja Konstruksi

Tips Pasang Kanopi

Tips pasang kanopi Jogja Konstruksi. Memasang kanopi merupakan langkah penting dalam meningkatkan estetika dan fungsionalitas bangunan. Kanopi tidak hanya berfungsi sebagai pelindung dari panas matahari dan hujan, tetapi juga memberikan nilai tambah dalam desain arsitektur. Agar pemasangan kanopi berjalan dengan baik, hasilnya kuat, dan tahan lama, berikut beberapa tips yang dapat diterapkan oleh kontraktor dan tenaga ahli di bidang konstruksi.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Jenis kanopi sangat beragam, dan pemilihannya harus disesuaikan dengan kebutuhan serta karakteristik bangunan. Beberapa jenis kanopi yang umum digunakan meliputi baja ringan, galvalum, polikarbonat, kaca, dan membrane. Kanopi baja ringan banyak digunakan karena tahan lama, ringan, dan mudah dipasang. Sementara itu, kanopi kaca atau polikarbonat cocok untuk menciptakan kesan modern dengan pencahayaan alami yang baik. Memilih jenis kanopi yang sesuai akan memastikan fungsi dan estetika tetap seimbang.

Sebelum proses pemasangan, pengukuran area yang akan dipasangi kanopi harus dilakukan dengan teliti. Hal ini penting untuk menentukan jumlah material yang dibutuhkan, seperti rangka, atap, serta baut dan mur. Kesalahan dalam perhitungan material dapat menyebabkan pemborosan atau bahkan kekurangan bahan saat proses pemasangan yang berakibat pada keterlambatan pekerjaan.

Pemasangan kanopi memerlukan keterampilan khusus agar hasilnya presisi dan kokoh. Oleh karena itu, disarankan menggunakan tenaga ahli yang berpengalaman dalam pemasangan kanopi. Profesional yang sudah terbiasa menangani proyek konstruksi akan memastikan pemasangan berjalan lancar dan sesuai standar keamanan.

Pasang Kanopi dengan Jogja Konstruksi

Sudut kemiringan atap kanopi harus diperhitungkan dengan baik agar air hujan dapat mengalir dengan lancar dan tidak menggenang. Biasanya, sudut kemiringan minimal 10-15 derajat sudah cukup untuk memastikan air mengalir ke saluran pembuangan tanpa hambatan. Pengaturan sudut yang tepat akan mencegah kebocoran dan permasalahan lain akibat genangan air.

Baut dan fitting yang digunakan dalam pemasangan kanopi harus memiliki kualitas yang baik agar tidak mudah berkarat dan tetap kuat dalam jangka waktu lama. Pilihlah baut stainless steel atau bahan lain yang tahan terhadap korosi. Penggunaan baut berkualitas rendah bisa menyebabkan struktur kanopi cepat longgar atau bahkan rusak akibat perubahan cuaca ekstrem.

Dengan mengikuti tips di atas, pemasangan kanopi akan lebih optimal, tahan lama, dan memberikan nilai tambah bagi bangunan. Pemilihan material yang tepat, tenaga kerja profesional, serta perhatian terhadap detail pemasangan akan memastikan hasil yang memuaskan. Bagi Tim Doma, memastikan setiap tahap dilakukan dengan baik akan meningkatkan kualitas dan daya saing dalam industri konstruksi.

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Jogja Konstruksi, Manajemen Komunikasi Pada Konstruksi itu Perlu?

Manajemen Komunikasi Pada Konstruksi Itu Perlu?

Jogja konstruksi, manajemen komunikasi pada konstruksi itu perlu. Menjawab pertanyaan, apakah komunkasi itu sangat vital dalam dunia konstruksi? Komunikasi yang efektif di bidang konstruksi sangat penting karena memastikan kelancaran setiap aspek proyek dari awal hingga selesai. Dalam proyek konstruksi, terdapat berbagai pihak yang terlibat, seperti pemilik proyek, kontraktor, arsitek, estimator, dan pekerja lapangan.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Tanpa komunikasi yang jelas, bisa terjadi kesalahpahaman yang berpotensi menyebabkan keterlambatan, kesalahan konstruksi, atau bahkan kecelakaan kerja. Komunikasi yang baik memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat, serta membantu dalam pemecahan masalah yang mungkin muncul selama proses pembangunan. Selain itu, komunikasi yang efektif juga penting untuk menjaga hubungan kerja yang harmonis antar tim, memastikan proyek berjalan sesuai anggaran (RAB) dan waktu yang telah ditetapkan (kurva S), serta meningkatkan kualitas hasil akhir dari proyek tersebut.

Komunikasi dengan pemilik rumah (owner project) juga penting. Mengingat perkembangan pembangunan harus dikomunikasikan dengan pemilik rumah, agar perkembangan dan pembangunannya terpantau. Doma sebagai perusahaan jasa kontruksi di Jogja selalu menjaga komunikasi. Baik itu yang bersifat vertikal atau horizontal, Doma selalu mengedepankan komunikasi transparan dan amanah. Erik menjelaskan “Tidak hanya komunikasi verbal, komunikasi tertulis juga kita lakukan dengan laporan progress lapangan mingguan.” Progress mingguan adalah laporan kemajuan proyek yang dibuat oleh tim pelaksana untuk mengukur kemajuan progress di lapangan. “Laporan ini nantinya akan diberikan ke owner dalam bentuk PDF pada awal minggu selanjutnya.” jelas Erik.

Jogja konstruksi manajemen komunikasi pada konstruksi itu perlu. Komunikasi yang aktif dan baik, ternyata dapat menjalin hubungan horizontal baik dengan rekan sejawat, owner, atau pekerja lapangan. Juga, menjaga silaturahim yang diharapkan dapat menjadi kesinambungan antara pekerja dan pemilik rumah. Perlu diingat bahwa tidak hanya komunikasi verbal, namun juga komunikasi tertulis juga sangat dibutuhkan untuk pemaparan data yang aktual. “Sebisa mungkin kita komunikasikan ke semua pihak agar semua tidak ada beban nantinya.” imbuh Rizky.

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Railing Tangga Pantai Drini Cegah Resiko Kecelakaan

Railing Tangga Pantai Drini Cegah Resiko Kecelakaan

jogjakonstruksi.com – Railing tangga pantai drini cegah resiko kecelakaan. Wisata di Yogyakarta dewasa ini semakin banyak diminati. Tidak hanya terbatas pada wisata budaya dan kota, tapi juga pada wisata alamnya. Tingginya minat wisata ini harus didukung oleh fasilitas keamanan yang memadai. Insiden yang terjadi di tempat wisata banyak terjadi tidak hanya dari kesalahan individu, tapi juga dari kurangnya fasilitas keamanan dan keselamatan. Salah satu cara meminimalisir kecelakaan pada daerah wisata adalah dengan menerapkan fasilitas penunjang seperti railing pada Pantai Drini, yang positif memberikan tingkat kenyamanan pengunjung.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Wisata di Yogyakarta akhir-akhir ini memang sangat diminati. Tidak hanya wisatawan domestik, namun juga wisatawan dari luar negeri turut meramaikan tempat wisata di Jogja. Wisata yang ramai belakangan adalah wisata alam di Jogja yang mulai dilirik oleh pemerintah daerah sebagai objek wisata alam pariwisata. Gunung kidul contohnya menjadi penyumbang wisata alam terbanyak berupa pantai yang mulai dioperasikan fasilitasnya oleh masyarakat sekitar.

Minat wisata yang tinggi ini jelas membuat devisa daerah menajadi apik. Disisi lain, minat wisata yang kian meninggi ini menjadi mimpi buruk dikarenakan adanya beberapa korban yang diakibatkan fasilitas keamanan yang kurang memadai.

Tim Doma melihat hal positif pada pemasangan railing di Pantai Drini. Railing sendiri adalah bangun konstruksi yang menjadi handle saat akan menuruni anak tangga. Railing sendiri biasanya terbuat dari bahan stainless, besi, kayu, hingga kaca. “Setiap tangga harus memiliki railing, selain kemanan estetika untuk penutup tangga juga perlu.” jelas Erik.

Railing yang kini dipasang mebuat keamanan pengunjung saat menuruni anak tangga menjadi lebih tinggi. Adapun, railing yang dibuat sepajang anak tangga ini diharapkan mampu meminimalisir kecelakaan kecil sampai besar yang terjadi di objek wisata. “Railing ini membuat kenyamanan pengunjung saat turun tangga.” jelas Titis.

Peran pemerintah diharapkan lebih aktif dalam penanggulangan kecelakaan pada tempat objek wisata. Tidak hanya dari SDM tapi juga dari fasilitas yang mumpuni diharapkan dapat meminimalisir potensi kecelakaan yang ada. “Kalau bisa tidak hanya railing tapi juga fasilitas pendukung lain seperti kesesuaian anak tangga dan lainnya agar lebih aman.” jelas Ibnu saat Tim Doma berkunjung ke Pantai Drini.

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Ketahui Desain dan Arsitektural Museum di Jogja

Desain dan Arsitektural Museum di Jogja

jogjakonstruksi.com – Ketahui desain dan arsitektural museum di Jogja. Yogyakarta terkenal dengan banyaknya museum, mulai dari museum perjuangan hingga museum Presiden. Kunjungan ke museum semakin diminati oleh semua kalangan untuk mempelajari sejarah, seni, dan arsitektur. Bangunan museum di Jogja memiliki gaya arsitektutal unik yang menjadi daya tarik tersendiri dan dijadikan sebagai landmark atau cagar budaya. Pemerintah aktif melestarikan museum melalui penfidikan dan renovasi.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Yogyakarta memiliki lebih dari dua puluh museum. Mulai dari, museum seni hingga museum pendidikan lengkap ada di yogyakarta. Banyaknya museum ini juga mendukung nama Yogyakarta yang lekat dengan nama kota pelajar. Museum-museum ini terletak tidak hanya di kota Yogyakarta tapi juga banyak terletak di kabupaten Bantul, Sleman, Kulonprogo hingga Gunungkidul. Museum kini mulai diminati kembali oleh kalangan yang lebih luas. Minat ini tumbuh dikarenakan minat sejarah dan pembelajaran langsung yang dewasa ini digemari masyarakat indonesia.

Arsitektur dan gaya bangunan museum khususnya di Jogja memiliki keunikan tersendiri. Contoh museum perjuangan di Mergangsan, Yogyakarta memiliki beberapa identitas yang memaknai identitas museum tersebut. Museum perjuangan memiliki representasi 17 Agustus 1945 “Anak tangga ada tujuh belas, delapan pintu dan empat puluh lima jendela.” Jelas Ibnu yang pernah meneliti dan membaca mengenai sejarah dan meneliti museum perjuangan untuk tugas kuliah. 

Bangunan museum di Yogyakarta banyak yang telah diubah menjadi cagar budaya. Diantaranya, adalah museum Benteng Vredeburg yang telah diubah menjadi cagar budaya semenjak 15 juli 1981. Perubahan ini untuk merawat dan melestarikan bangunan Benteng Vredeburg yang dibangun sejak jaman Belanda.

Peran pemerintah sangat vital untuk merawat dan membiarkan keaslian museum-museum yang telah diubah menjadi cagar budaya ini. Pun juga, dengan peran pihak swasta yang bisa memberikan perawatan berkala tentunya dengan bekerja sama dengan pemerintah. Perawatan bangunan ini membutuhkan peran arsitek berpengalaman dan perusahaan jasa konstruksi yang mampu dan kompeten dalam perawatan bangunan.

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Konstruksi Bangunan Tamansari Jogja, Tanpa Semen dan Besi?

Konstruksi Bangunan Tamansari Jogja

Konstruksi Bangunan Tamansari Jogja, Tanpa Semen dan Besi?. Pada masa lalu, Tamansari menduduki wilayah sebesar sepuluh hektar dan terdiri dari 57 bangunan seperti pemandian, jembatan gantung, kanal, masjid, lorong bawah tanah.. Saat ini, kompleks Taman sari sudah berkurang luas dan jumlah bangunannya. Tamansari sendiri saat ini, sebagian besar luasnya digunakan oleh masyarakat sebagai hunian. Apalagi akibat gempa besar, banyak bangunannya yang runtuh dan beberapa saat ini digunakan sebagai objek wisata.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Bangunan Tamansari masih kokoh sampai dengan saat ini walaupun dibangun tanpa mengggunakan semen dan besi. Tamansari pada awalnya diperuntukan sebagai kebun Keraton Yogyakarta. Sri Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1758 sampai dengan 1765 yang membangun kompleks Tamansari ini.

Tim Doma berkesempatan untuk mengunjungi Tamansari atau yang juga disebut sebagai Water Kasteel akrena bangunan yang dikelilingi oleh kanal yang berisi air. Pintu masuk Water Kasteel ini juga terdapat dua naga pada kedua sisinya yang menambah kesan Jawa. Statue naga ini juga dipercaya dibangun tanpa menggunakan semen dan besi. “Dari yang saya baca, memang tidak menggunakan semen dan besi. Menggunakan blingon, campuran kapur putih, bata merah, dan pasir.”

Konstruksi Bangunan Tamansari Jogja, Tanpa Semen dan Besi?

Beberapa arsitek dari doma, berpendapat bahwasanya kompleks Tamansari sangat menarik sebagai bahan penelitian. “Memang Tamansari menjadi langganan penelitian mahasiswa arsi.” Saat ini, bangunan yang digunakan sebagai objek wisata ada beberapa diantaranya, pulo kenanga, pulo penembung, sumur gumuling, gedhong gapura hageng, gedhong lopak-lopak, pasiraman umbul binangun, dan lain lain. “arsitek Tamansari ini adalah orang Portugis, Demang Tegis”. 

Walaupun didesain oleh arsitek portugis, namun yang mengerjakan tetap penduduk Yogyakarta, Solo, hingga Surabaya jelas ibnu yang membaca lansiran resmi situs Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Terakhir pada 2006, ada renovasi besar yang dilakukan di Tamansari akibat gempa 2006 yang mengguncang Yogyakarta.

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Konstruksi Pabrik Madukismo Jogja Dulu, Kini, dan Nanti

Konstruksi Pabrik Madukismo Jogja Dulu Kini dan Nanti

jogjakonstruksi.com – Konstruksi pabrik Madukismo Jogja dulu, kini, dan nanti. Pabrik Madukismo adalah pabrik gula yang menyuplai persediaan gula, alkohol dan spritus  nasional. Sejarah Pabrik Madukismo menyimpan keunikan, mulai dari arsitektur hingga pembangunannya. Saat ini, Pabrik Madukismo adalah pabrik gula aktif satu-satunya di Yogyakarta sekaligus menjadi tempat agrowisata.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Pabrik Madukismo adalah pabrik yang memproduksi gula dan alkohol (spritus). Madukismo dulu didapuk menjadi pabrik penghasil gula guna mensukseskan program pengadaan pangan nasional. Pabrik Madukismo berlokasi di Jalan Madukismo, Regocolo, Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jam operasi pabrik yaitu Senin sampai dengan Kamis pukul 06:30 sampai 15:00 WIB serta Jumat dan Sabtu pukul 06:30 samapi pukul 11:30 WIB. Pabrik ini, awalnya dibangun pada 1913 dan direnovasi kembali pada 1955. Renovasi pada tahun 1955 yang diinisiasi oleh Sultan Hemengku Buwono IX, dilakukan sebagai upaya mempekerjakan 7000 pegawai pabrik gula pada zaman Belanda.

Rell trolley yang masih beroperasi hingga kini mencerminkan ciri modernisasi di zaman Belanda. Akses pengangkutan tebu dan bahan gula jauh lebih mudah, hingga penerapannya juga menumbuhkan keunikan sendiri. “Rel yang menghubungkan bangunan pabrik menjadi nilai plus untuk pengunjung karena bisa keliling area pabrik, juga jadi tahu penyimpanan tebu.” jelas Ibnu. Begitupun dengan aristektural Madukismo yang masih berdiri kokoh menjadi simbol adaptasi arsitektural Belanda-Indonesia.

Kini, Pabrik Madukismo tidak hanya sebagai tempat produksi gula, melainkan juga destinasi agrowisata yang bisa dikunjungi siapa saja. Retribusi biaya masuk sebesar Rp7.000 tergolong murah untuk menikmati keunikan salah satu pabrik tertua di Jogja ini. Bagi sebagian orang yang tinggal di kawasan sekitar pabrik, suara bel yang terdengar pada jam 6 pagi dan jam 9 malam menjadi momen istimewa. “Selalu terdengar suara bel Madukismo saat kecil dulu, sederhana tapi senangnya terasa.” jelas Ibnu.

Madukismo membutuhkan peran pemerintah dalam menjaga bangunan, sejarah, hingga budaya pada pabrik tertua di Jogja ini. Setidaknya sekali seumur hidup berkunjung ke Pabrik Madukismo dan rasakan pengalaman baru yang menyenangkan.

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Copyright © 2026 Jogja Konstruksi-Rumah Sempit Terasa Nyaman Gratis Konsultasi dan Survey +62 813-8453-4855