Material Baru Kuat dan Murah Masa Depan Konstruksi di Jogja

Material Baru Kuat dan Murah Masa Depan Konstruksi di Jogja

jogjakonstruksi.com – Material baru kuat dan murah masa depan konstruksi di Jogja. Hadirnya material bangun baru yang diklaim kuat, murah, dan ramah lingkungan sempat menjadi perbincangan hangat. Researcher RMIT University Australia mengembangkan material konstruksi berbahan dasar tanah, air, dan kardus daur ulang yang mampu menjadi alternatif beton konvensional dengan biaya jauh lebih murah.

Inovasi yang berpotensi besar diadopsi dalam sektor konstruksi di Indonesia, termasuk Kota Jogja yang pembangunannya terus berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. 

Cardboard-Confined Rammed Earth Inovasi Material Kuat dan Kokoh selain Semen

Material baru yang dikenal dengan nama cardboard-confined rammed earth CCRE adalah sistem dinding tanah padat yang diperkuat menggunakan kardus. Ini memungkinkan bangunan tetap memiliki daya tahan struktur yang baik tanpa kebutuhan semen yang besar. Hasil penelitian menunjukkan, material tersebut hanya menghasilkan seperempat emisi dan dapat diproduksi dengan biaya kurang dari sepertiga konstruksi beton konvensional. Temuan ini meledak karena konstruksi selama ini dikenal sebagai salah satu penyumbang emisi karbon terbesar.

Di Jogja, inovasi ini sangat dinantikan. Jogja dikenal memiliki pertumbuhan pembangunan rumah, guest house, cafe, villa, hingga mall yang cukup tinggi. Kenaikan harga semen, baja, dan material bangunan dewasa ini membuat biaya RAB meningkat. Hadirnya material alternatif murah dan kuat berpotensi jadi solusi baru bagi kontraktor seperti Doma yang ingin menekan biaya tanpa mengorbankan kualitas bangunan.

Di Indonesia Aplikasi Material Baru ini Masih Terhalang Kendala

Namun demikian, tantangan penerapanya di Indonesia masih cukup besar. Standarisasi nasional SNI, pengujian tahan gempa, serta sertifikasi keamanan bangunan jadi faktor penting sebelum material baru dapat digunakan secara luas. Hal ini sangat penting terutama untuk wilayah rawan gempa seperti Jogja. 

Penulis meyakini beberapa tahun ke depan, tren penggunaan material bangunan alternatif diperkirakan akan jadi issue utama industri properti. Jika berhasil diadaptasi secara lokal, bukan tidak mungkin kota Kita tercinta dapat menjadi pelopor pembangunan hemat biaya berbasis material ramah lingkungan di Indonesia. 

Survey, Konsultasi, Bahkan Desain Gratis. Hubungi Whatsapp Kami

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Haqqina Jasmine Rahmatika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 Jogja Konstruksi-Rumah Sempit Terasa Nyaman Gratis Konsultasi dan Survey +62 813-8453-4855