Interior Kraton Jogja
jogjakonstruksi.com – Konstruksi interior Keraton Jogja menarik jadi referensi hunianmu. Keraton Jogja yang terletak di pusat kota Jogja selain menjadi cagar budaya, tempat wisata, namun juga menjadi hunian keluarga kerajaan Sultan Hamengku Buwono X saat ini. Terdiri dari serangkaian ruang-ruang terbuka di dalam Keraton yang disebut plataran. Dominasi warna hijau Keraton dan warna alam seperti cokelat menambah kesan interior Jawa yang kental.
Keraton Yogyakarta, berada di sentral kota Yogyakarta. Setiap warga Jogja dan wisatawan pasti tak asing dengan hunian kesultanan Yogyakarta ini. Beralamatkan di jalan Rotowijayan 1 Yogyakarta, bangunan megah ini dapat langsung dilihat dari jalan Malioboro dan Alun-alun utara Yogyakarta.
Survey, Konsultasi, Bahkan Desain Gratis. Hubungi Whatsapp Kami
Walaupun Yogyakarta secara resmi sudah menjadi bagian NKRI pada tahun 1945, komplek bangunan Keraton Yogyakarta saat ini masih ada dan masih berfungsi sebagai tempat tinggal sultan dan keluarganya. Juga, menjadi tempat menjalankan tradisi kesultanan dan kebudayaan hingga saat ini.

Saat ini, Keraton menjadi tempat wisata bagi para wisatawan. Pengunjung dapat menikmati bangunan dan interiornya yang sangat unik. Herat sebagai warga Jogja sekaligus jurnalis senior menjelaskan, Keraton boleh dikunjungi dengan retribusi dan menjadi tempat wisata museum dan belajar mengenai arsitektur jawa. “Boleh dikunjungi, Ada retribusinya selain menjadi museum juga menjadi tempat menimba ilmu berbagai rumpun keilmuan,” jelasnya.
Bicara mengenai interior kita wajib mengetahui kekenatalan arsitektur Jawa yang ada pada bangunan Keraton Jogja. Bangunan Keraton ini terbagi dari dua tipologi, yaitu bangsal dan gedhong. Bangsal adalah bangunan tanpa dinding, struktur penyangganya adalah kolom dan tiang. Sedangkan, gendhong adalah bangunan dengan dinding di sekelilingnya dengan bahan batu alam dan batu bata.
Bangunan bangsal dan gedhong ini, memiliki sisi interior yang amat unik, dengan disusun menggunakan material dominan kayu. Kayu sendiri menjadi struktur hingga partisi pada bangunan gedhong dan bangsal. Mulai dari kolom, balok, hingga struktur atap didominasi menggunakan kayu. Warna juga tak kalah luput dari interior arsitek Jawa Ini, yang mana menggunakan warna hijau keraton, abu-abu, cokelat, dan emas yang dominan pada pengecatan kayu dan bagian bangunan lainnya.
Konstruksi Interior Keraton Jogja Menarik Jadi Referensi Hunianmu
Interior Keraton sangat menarik untuk diadaptasi di hunian rumah tinggal dengan menambahakan unsur warna di atas kita bisa membuat hunian kita memiliki citra Keraton Yogyakarta. Ibnu sebagai tenaga ahli doma berpendapat bahwa memberikan warna dan ornamen kecil dapat mengubah interior hunian menjadi memiliki rasa Keraton. “Beri aksen warna seperti hijau keraton dan abu-abu, berasa menjadi Keraton. Mungkin bisa ditambahi ornamen kecil seperti lampu gantung dan interior pendukung berbagan kayu,” jelas Ibnu.
Penulis : Ibnu Candra Hakim
Editor : Sanditha Setya Wisaksanti



