jogjakonstruksi – Keramik kasar unpolished solusi licin musim hujan di Jogja. Memasuki musim hujan, risiko lantai licin di berbagai sudut rumah meningkat. Banyak warga di Jogja mulai beralih menggunakan keramik kasar atau unpolished sebagai solusi untuk mengurangi bahaya terpeleset. Selain lebih aman, keramik jenis ini juga menawarkan nilai estetika alami yang sesuai dengan gaya arsitektur tropis khas daerah. Para produsen dan toko bahan bangunan di Jogja pun menyampaikan peningkatan permintaan terhadap keramik bertekstur ini dalam beberapa bulan terakhir.
Musim Hujan Permukaan Keramik Tingkatkan Risiko Terpeleset Keramik Kasar Lebih Aman dan Estetik
Memasuki musim hujan, kondisi lingkungan di Yogyakarta menjadi lebih lembap dan basah sehingga risiko lantai licin di area rumah, teras, maupun bangunan publik meningkat tajam. Air hujan yang sering terbawa masuk oleh kaki dan lembap, menjadikan permukaan lantai halus seperti keramik, granit, ataupun marmer jadi lebih berbahaya. Tak sedikit kasus terpeleset yang terjadi di rumah maupun area komunal saat hujan, terutama di area transisi seperti teras, dapur, dan kamar mandi. Fenomena ini membuat masyarakat mulai mencari alternatif material lantai yang lebih aman digunakan di musim penghujan.
Menjawab kekhawatiran tersebut, banyak warga Jogja kini beralih menggunakan keramik kasar atau unpolished sebagai solusi untuk meminimalisasi risiko terpeleset. Keramik jenis ini memiliki permukaan bertekstur dengan tingkat gesekan tinggi sehingga tidak licin meski terkena air. Lagi, penggunaannya mulai jadi tren, tak hanya di area luar rumah seperti teras dan halaman, tetapi juga di area dalam seperti kamar mandi dan dapur. Bahkan, sejumlah bangunan komersial seperti kafe, hotel, dan tempat wisata di Jogja pun mulai memasang keramik bertekstur untuk meningkatkan keamanan pengunjung serta nilai estetika.
Warna Keramik Unpolished Selaras Tropis dengan Ciri Tak Kilap
Selain memberikan perlindungan terhadap risiko terpeleset, keramik unpolished juga menawarkan nilai estetika yang unik. Tekstur alami dan warna dominan matte dianggap lebih cocok dengan gaya arsitektur tropis yang banyak diterapkan di Yogyakarta. Tampilan yang tidak mengilap justru memberi kesan hangat, alami, dan menyatu dengan unsur alam seperti kayu atau batu alam. Para desainer interior lokal pun mengakui bahwa penggunaan keramik bertekstur kini menjadi tren baru karena tak hanya fungsional, tetapi juga memperkuat karakter bangunan tradisional dan modern minimalis khas Kota Budaya ini.
Fenomena ini turut berdampak pada dunia usaha bahan bangunan di Yogyakarta. Erik mengatakan, sejumlah proyek terdapat peningkatan penggunaan keramik unpolished dalam tiga bulan terakhir, seiring masuknya musim hujan. “Ada meningkat hingga 40 persen dibandingkan tahun lalu. Selain aman, nilai estetiknya buat penggunaanya jadi lebih banyak,” imbuh Erik.
Keramik kasar unpolished solusi licin musim hujan di Jogja. Selain faktor cuaca, meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan di rumah turut mendorong tren ini. Lagi, desain yang makin ergonomis membuat pengunaan keramik unpolished menjadi tren yang meledak digunakan di Jogja. Beberapa produsen bahkan mulai memperluas varian desain dan ukuran untuk memenuhi selera pasar yang semakin beragam.
Survey, Konsultasi, Bahkan Desain Gratis. Hubungi Whatsapp Kami
Penulis : Ibnu Candra Hakim
Editor : Haqqina Jasmine Rahmatika




