Jogja Ramai Truk Angkut Tabung Raksasa Ternyata Alat Konstruksi

Truk Angkut Tabung Raksasa Ternyata Alat Konstruksi

jogjakosntruksi.com – Jogja ramai truk angkut tabung raksasa ternyata alat konstruksi. Media sosial dan penduduk Jogja digemparkan oleh truk raksasa yang lewat ringroad pada Sabtu malam (15/02/2025), Kejadian ini terekam netizen di bilangan ringroad Jogja, dan diunggah banyak pada media sosial. Faktanya, muatan raksasa truk ini adalah autoclave yang merupakan peralatan konstruksi.

Facebook, Instagram, X, hingga TikTok ramai mengenai berita akan angkutan raksasa truk yang melewati ringroad Jogja. Banyak spekulasi yang terjadi dalam komen netizen pada media sosial. Dari mulai rudal balistik, hingga senjata nuklir. Rekaman salah satu netizen yang diunggah di platform X pada Sabtu malam (15/2/2025) menjadi ramai karena ukuran dari truk dan muatannya yang sangat besar dan panjang yang menyerupai roket. Salah satu netizen dan jurnalis senior Herat mengatakan perlu mengetahui lebih detail dan pengaruhnya pada lalu lintas, “Saya belum tau tapi sudah lihat di Facebook,” kata Herat.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Truk ini bergerak pada malam hari, karena ukuran yang besar membuatnya akan menghambat lalu lintas jika di siang hari. Herat menambahkan, “Malam karena jika siang akan menghambat, lalu lintas,” pungkasnya. Ukuran muatan truk yang mencapai 40 meter ini membuat pergerakan truk menjadi lambat dan harus berhati-hati. Terbutki sampai Minggu pagi (16/2/2025) truk masih berada di Jalan Solo. Muatan raksasa itu ternyata adalah autoclave.

Sebenarnya apa itu autoclave. Autoclave adalah alat untuk mengoven bata ringan atau hebel pada dunia konstruksi. Kondisi material campur yang sudah dicetak kemudian dioven dalam tekanan tertentu. Hebel atau bata ringan adalah material yang kerap digunakan saat ini. Material partisi pengganti bata merah ini dirasa lebih mudah aplikasinya dan menghemat waktu pemasangan dibandingkan dengan bata. Tidak menggunakan semen sebagai perekat, bata ringan menggunakan lem khusus sebagai perekatnya. Selimut dinding atau plester aci pun berbeda, Erik sebagai pelaksana lapangan Doma menjelaskan “Selimut Hebel tidak menggunakan semen, tapi menggunakan mortar,” jelasnya. 

Autoclave sendiri yang diangkut menggunakan truk panjang ini, disinyalir akan dibawa ke Banjarnegara untuk produksi atau fabrikasi bata ringan atau hebel disana. Karena maraknya penggunaan bata ringan atau hebel ini dapat disimpulkan bahwa permintaan pada material ini tinggi karena produksinya pun ditingkatkan. Ibnu sebagai salah satu engineer Doma menjelaskan, “Supply demand, disimpulkan kalau produksi ditambah berarti pasar suka. Penggunaan hebel memang lebih murah dan cepat jika dilihat dari konstruksi modern ini.”

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 Jogja Konstruksi-Rumah Sempit Terasa Nyaman Gratis Konsultasi dan Survey +62 813-8453-4855