Plengkung Gading Jogja Resmi Ditutup Ada Konstruksi Apa?

Plengkung Gading Jogja Resmi Ditutup

jogjakosntruksi.com –  Plengkung gading jogja resmi ditutup, ada konstruksi apa?. Plengkung Gading, salah satu konstruksi bersejarah yang menghubungkan Alun-Alun Selatan dengan kawasan Gading di Yogyakarta, resmi ditutup. Penutupan ini dilakukan untuk peremajaan konstruksi agar situs cagar budaya yang juga dikenal sebagai Plengkung Nirbaya tetap lestari dan terjaga sebagai warisan sejarah.

Plengkung Gading adalah salah satu bangunan atau konstruksiyang terdapat di Jogja. Terdapat empat plengkung dulunya. Saat ini hanya ada tiga plengkung, karena dua plengkung termasuk salah satunya Plengkung Gading sudah ditutup. Plengkung sendiri merupakan bagaian dari beteng yang mengelilingi kraton dan alun-alun Jogja. Herat sebagai jurnalis senior menjelaskan bahwa plengkung merupakan bangunan sejarah dan penghubung kraton dan luar “plengkung seperti terowongan kecil dan sebagai lubang tembus beteng” jelas Herat.

Survey, Konsultasi, Bahkan Desain Gratis. Hubungi Whatsapp Kami.

sumber: DetikNews

Plengkung Gading, Wijilan, Ngabean merupakan cagar budaya yang dimiliki oleh Kota Yogyakarta. Sejarah Plengkung Gading sendiri sangat menarik dan lekat dengan perkembangan kekratonan Yogyakarta dan Kota Yogyakarta itu sendiri. Plengkung Gading adalah beteng keliling di sekitar Kraton Jogja, Dibangun pada mas pemerintahan Sri Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1755 hingga 1792. Plengkung Gading menjadi salah satu pintu masuk ke alun-alun selatan hingga saat ini. Herat sebagai jurnalis senior mengatakan, bagian atas plengkung digunakan sebagai pos jaga prajurit dan memantai apa-apa saja yang masuk ke kraton. “Dulu sebagai pos jaga dan jadi pusat pemantauan masuk keluar kraton,” jelasnya.

Dikutip dari situs resmi Kemendikbud, pada tahun 1934, dinas purbakala dari Belanda yang bernama Dr. F.D.K. Bosch melakukan upaya rekonstruksi terhadap bangunan atau cagar budaya berupa candi di DIY dan Jawa Tengah. Dr. Bosch kemudian mengusulkan kepada gubernur Jogja, yang saat itu menajbat adalah orang Belanda bernama, Johannes Bijleveld untuk menyelamatkan dan meremajakan plengkung yang ada di sekitar keraton.

Upaya peremajaan, kembali dilakukan pada 15 Maret lalu. Kini, plengkung Gading resmi ditutup dan saat ini pekerjaan konstruis masih berlangsung pada sisi selatan dan utara plengkung. Upaya revitalisasi ini adalah upaya kesekian kalinya untuk menyelamatkan cagar budaya ini. Plengkung yang dirasa saat ini dapat membahayakan pengguna jalan harus ditutup sesegera mungkin. Herat menjelaskan bahwa saat ini akses dari selatan untuk menuju alun-alun selatan yogyakarta masih bisa diakses dari sisi barat dan timur. “kita bisa masuk lewat tamansari dan wijilan,” jelasnya. Sekaligus sebagai masyarakat Jogja, Herat mendukung betul upaya pemerintah untuk melestarikan cagar budaya ini.

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Perbedaan Tukang Konstruksi Dalam Negeri dan Luar Negeri

Tukang Konstruksi Dalam Negeri dan Dalam Negeri

jogjakonstruksi.com – Perbedaan tukang konstruksi dalam negeri dan luar negeri. Tukang konstruksi, atau tenaga kerja di bidang pembangunan, adalah profesi yang mendunia. Selain di Indonesia, pekerjaan ini juga ada di luar negeri. Profesi seperti mandor tukang, tukang batu, tukang kayu, dan tukang besi sering terdengar dalam proyek konstruksi atau pembangunan. Namun, terdapat perbedaan signifikan antara tukang konstruksi dalam negeri dan luar negeri.

Tenaga kerja konstruksi atau lebih familiar dengan nama tukang merupakan pekerjaan tertua yang ada. Kegiatan membangun bangunan, dan membuat sesuatu patung merupakan sejarah dari tukang batu. Pekerjaan yang didominasi oleh kaum adam ini tersebar ke seluruh penjuru dunia, negara Indonesia merupakan salah satunya. Namun, meskipun sama dalam hal predikat pekerjaan sebagai tenaga konstruksi, tukang dalam negeri dan luar negeri memiliki banyak perbedaan.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Perbedaan tukang dalam negeri dan luar negeri yang paling terlihat adalah dari unsur tabiat saat bekerja. Tukang luar negeri sangat mematuhi peraturan dan himbauan tenaga ahli. Sedangkan, mirisnya tukang dalam negeri kita seperti kurang memperhatikan peraturan dan himbauan tenaga ahli di lapangan. Hal ini dapat terlihat dari lokasi pekerjaan yang tidak rapi dan seragam K3 yang disediakan enggan digunakan. Asuransi, tukang luar negeri menggunakan asuransi dengan cover penuh penggunaan K3, sedangkan tukang lokal masih abai dalam asurasi keselamatan ataupun kesehatan kerja.

Sumber: dok. pribadi

Lebih lagi, menurut Erik salah satu tenaga ahli Doma mengatakan bahwa perilaku tukang seperti ini karena sudah menjadi budaya dan kurangnya campur tangan ahli dalam kegiatan K3 sejak dahulu. “Karena memang sejak dahulu perhatian terhadap K3 kurang, dan terbawa sampai saat ini,” jelas Erik.

Perbedaan Tukang Konstruksi

Hirarki tukang di Indoneisa sebenarnya juga cukup menarik, dari atas adalah mandor lalu kepala tukang dilanjutkan oleh tukang dan pembantu tukang. Mandor adalah pemimpin tukang dalam suatu proyek, di bawahnya menyusul kepala tukang yang bertanggung jawab akan pekerjaan satu bahan atau bagian tertentu. Tukang adalah pekerja yang mengerjakan satu bahan atau bagian tertentu, yang material pakainya dilayani oleh pembantu tukang. Hirariki seperti ini cukup baik, namun jika kita berkaca dari tukang luar negeri mereka memakai tukang dengan kompetensinya masing-masing dalam melakukan suatu pekerjaan.

Selain itu, jika kita membahas mengenai kompetensi perbedaan lain yang cukup signifikan adalah taraf pendidikan. Menyedihkan, namun pekerjaan tukang dalam negeri masih dipandang rendah dan memiliki stigma negatif di masyarakat. Mendasar pada hal itu, tukang di Indonesia rata-ratanya adalah pekerja dengan pendidikan di bawah sekolah dasar. Berbeda dengan tukang luar negeri yang sudah memiliki kompetensi khusus dan vokasi yang jelas.

Peran pemerintah dan swasta sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga kerja konstruksi di Indonesia. Erik menjelaskan bahwa jika tukang sudah mendapat kompetensi yang layak, hasil infrastruktur akan menjadi lebih baik di masa depan. “Kita perbaiki dari tenaga (tukang), kalau tenaga ahli sudah sangat banyak yang bagus,” jelas Erik. Pendidikan K3 adalah peranan vital dalam menjaga lingkungan kerja terutama tukang bangunan yang memiliki pekerjaan dengan risiko paling tinggi di Indonesia.

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Rumah dengan Konstruksi Kayu di Jogja

Rumah dengan Konstruksi Kayu

jogjakonstruksi.com – Rumah dengan konstruksi kayu di Jogja. Konstruksi dengan bahan kayu di Jogja semakin diminati karena nilai estetika, serta kesan alami yang dihadirkannya dan budaya di Jogja. Rumah dengan bahan kayu sendiri merupakan rumah yang diusung kekratonan Yogyakarta. Konstruksi kayu sendiri unik serta mencitrakan arsitektur Nusantara yang khas khususnya Jawa.

Kayu sebagai bahan utama memiliki keunggulan seperti daya tahan yang baik, kemampuan isolasi termal yang membuat rumah tetap sejuk, serta fleksibilitas dalam desain. Dewasa ini, konstruksi rumah dengan bahan kayu mulai diminati. Selain dari sisi arsitektural kini desain klasik juga menjadi primadona di Indonesia.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Penerapannya di Jogja, banyak rumah kayu saat ini dibangun dengan gaya tradisional seperti rumah Joglo kekratonan. Memiliki kekhasan dengan tiang-tiang besar dan atap limasan, atau rumah panggung yang mengadaptasi kearifan lokal dalam menghadapi kondisi lingkungan. Selain itu, penggunaan kayu dalam konstruksi rumah juga lebih ramah lingkungan jika didukung dengan pemilihan bahan dari sumber yang berkelanjutan. Herat sebagai salah satu masyarakat Jogja yang memiliki rumah dengan konstruksi kayu mengatakan senang dengan rumah kayu yang dimilikinya karena memiliki nilai sejarah dan budaya yang diadopsi dari Kekrtatonan Yogyakarta, “(Rumah kayu) bagus historis dan mengadopsi dari kraton,” tambahnya.

sumber: facebook.com/Rumah Idaman

Rumah dengan konstruksi kayu di Jogja. Banyak pengrajin dan kontraktor lokal di Jogja yang memiliki keahlian dalam membangun rumah kayu. Baik dengan desain klasik maupun modern yang lebih minimalis. Rizky tim Doma menjelaskan bahwa kayu memerlukan perawatan khusus untuk mencegah serangan rayap dan kelembaban berlebih. Hal ini dapat menjadi yang dapat merusak struktur kayu di rumah. Dengan perencanaan yang matang serta pemilihan jenis kayu berkualitas seperti jati, ulin, atau merbau, rumah kayu di Jogja dapat menjadi pilihan hunian yang nyaman, unik, dan bernilai tinggi dalam jangka panjang, “Harus diperhatikan mengenai perawatan dan pemilihan kualitas dan macam kayu dengan grade terbaik, mengingat Jogja merupakan daerah tropi,” jelasnya.

Konstruksi Kayu di Jogja

Rumah kayu memiliki arsitektur yang sangat unik dan indah. Rumah kayu cenderung memiliki warna alami dan dominan warna kayu matang yang menyejukkan. Erik tenaga ahli Doma menjelaskan, estetika rumah kayu tidak terbatas tergantung bagaimana sang arsitek mengolah desain rumah kayu tersebut. Klasik sampai modern kayu dapat fleksible diterapkan pada desain tersebut. “Bahan kayu dapat digunakan dengan konsep desain apa saja bagaimana tergantung pemilihan tata ruang dan layoutnya,” pungkasnya.

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

GAPEKSINDO Sukses Gelar Workshop Pengenaan Sanksi SBU

Workshop Pengenaan Sanksi SBU

jogjakonstruksi.com – GAPEKSINDO sukses gelar workshop pengenaan sanksi SBU. DPD GAPEKSINDO Prov. D.I. Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas penyedia jasa konstruksi mulai dari SBU, PANCEK KPK, DAN SIMPK pada 18 Januari 2025. Workshop pertama menghadirkan pembicara Ir. Fitri Hadiprabowo sebagai praktisi jasa konstruksi, yang mempresentasikan mengenai pengenaan sanksi administratif SBU dan LSBU.

Workshop ini terbagi menjadi tiga bagian bahasan utama yakni, Pengenaan Sanksi Administrasi SBU, PANCEK KPK, dan SIMPK. Pada Selasa, 18 Februari 2025 yang bertempat di ruang meeting Citra Cakra, The Malioboro Hotel. Ir. Fitri memberikan paparan mengenai mekanisme perpanjangan dan pengenaan sanksi keterlambatan perpanjangan. Pemaparan yang diikuti oleh berbagai pertanyaan ini memberikan wawasan luas kepada seluruh penyedia jasa konstruksi di DIY mengenai detail mekanisme perpanjangan dan sanksi SBU. Paparan ini mendapat respon positif dari semua peserta yang sebagian besar berasar dari kalangan penyedia jasa konstruksi di DIY.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Perpanjangan SBU dan sanksi ini sangat penting karena banyak sertifikat badan usaha yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pada PP No. 6 Tahun 2021 dan PP No. 14 tahun 2021 terkait adanya rangkap jabatan pada badan usaha untuk tenaga kerja tetap yang tidak dilaporkan penggantinya dan terlambat melakukan pemenuhan persyaratan minimal jumlah peralatan utama serta Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU) seperti yang dikutip pada putusan menteri PUPR BK. 10-Mn/75 pada 1 Februari 2024.

Pembicara pada sesi pertama, Ir. Fitri menekankan bahwa hal ini sangat penting untuk dipahami dan diterapkan kepada seluruh penyedia jasa konstruksi di DIY. Legalitas dan administrasi merupakan aspek fundamental dalam penegakan hukum dan kekuatan hukum proyek, “Legalitas sangat penting untuk dipahami semua penyedia jasa konstruksi atau kontraktor,” jelasnya.

Gapeksindo berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa di masa mendatang guna meningkatkan kesadaran dan pemahaman secara mendasar di sektor konstruksi di DIY. Dengan terselenggaranya workshop ini diharapkan standar mengenai legalitas dan yang berkaitan dengan LSBU semakin meningkat.

Salah satu peserta dari Doma yaitu Agus Pomo Wicaksono, S.T. mengatakan bahwa kegiatan semacam ini harus terus dilakukan agar semua perusahaan mendapat pemahaman yang detail dan terintegritas, “Harus ada lagi agar semua perusahaan termasuk Doma menjadi sadar akan pentingnya legalitas,” pungkasnya.

Doma sebagai salah satu penyedia jasa konstruksi di DIY berkomitmen akan mengikuti semua peraturan dan perundang-undangan yang ada. Peraturan dan legalitas merukapakan hal yang baik dan termasuk bentuk menaati hukum di Indonesia. Agus Pomo selaku Direktur Doma menegaskan agar selalu berpartisipasi dalam workshop ataupun sosialisasi serupa di masa depan.

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Bekali Kontraktor Jogja GAPEKSINDO Beri Workshop PANCEK KPK dan SIMPK

GAPEKSINDO Adakan Workshop PANCEK KPK dan SIMPK

jogjakonstruksi.com – Bekali kontraktor Jogja GAPEKSINDO beri workshop PANCEK KPK dan SIMPK. DPD GAPEKSINDO Prov. D.I. Yogyakarta menunjukan kembali dedikasi dan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi dan kapabilitas kepada penyedia jasa konstruksi atau kontraktor di wilayah DIY. Dengan mengadakan workshop dan sosialisasi bertema “Workshop dan Sosialisasi Pengenaan Sanksi SBU, PANCEK KPK, DAN SIMPK” pada tanggal 18 Januari 2025. Dalam workshop kedua ini mengenai Panduan Cegah Korupsi (Pancek) KPK dan SIMPK (Sistem Informasi Material dan Peralatan Konstruksi). Menghadirkan Pembicara Roro Wide Sulistyowati sebagai Kasatgas Direktorat Antikorupsi Badan Usaha Kedeputian Pencegahan & Monitoring KPK. Sesi kedua dengan Yudha Kurniawan, S.T. sebagai praktisi jasa konstruksi.

Workshop ini terbagi menjadi tiga bagian bahasan utama yakni, Pengenaan Sanksi Administrasi SBU, PANCEK KPK, dan SIMPK. Pada Selasa, 18 Februari 2025 yang bertempat di ruang meeting Citra Cakra, The Malioboro Hotel memberikan paparan mengenai panduan pencegahan korupsi sebagai instrumen sistem manajemen anti penyuapan. Kemudian, Yudha Kurniawan, S.T. memberikan pemaparan mengenai sistem informasi material peralatan konstruksi.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Pemaparan yang diikuti oleh berbagai penyedia jasa konstruksi di D.I. Yogyakarta ini diharapkan memberikan pemahaman secara menyeluruh kepada penyedia jasa konstruksi di DIY mengenai detail PANCEK KPK dan Sistem Informasi material peralatan konstruksi. Paparan ini mendapat respon positif dari semua peserta, yang ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan kepada kedua narasumber. PANCEK KPK yang bertujuan untuk mencegah penyuapan, digitalisasi cegah korupsi dalam dunia konstruksi, dan evaluasi berikut pelaksanaannya, “Pemaparan semacam ini sangat penting untuk diketahui semua elemen khususnya yang bersinggungan langsung dengan pengadaan barang dan jasa di DIY,” jelas Roro Wide Sulistyowati dalam akhir pemaparannya.

Menyambung Pancek KPK disusul oleh, SIMPK yang disampaikan oleh Yudha Kurniawan, S.T. yang memberikan penekanan kepada mekanisme pengenaan sanksi administratif. Pemaparan kedua ini diharapkan mampu menjadikan penyedia jasa konstruksi di DIY dapat menyesuaikan proses bisnis pencatatan sumber daya peralatan dalam mendukung pengadaan barang atau jasa konstruksi di Kementerian Pekerjaan Umum. Yudha menjelaskan, “Mulai dari keputusan pemerintah, pelaksanaan hingga sanksi administrasi harus diketahui semua anggota GAPEKSINDO,” 

Bekali Kontraktor Jogja GAPEKSINDO Beri Workshop PANCEK KPK dan SIMPK

GAPEKSINDO berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan positif semacam ini di masa depan guna meningkatkan literasi dan pemahaman penyedia jasa konstruksi dan peserta pengadaan barang dan jasa DIY. Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan pemahaman PANCEK dan SIMPK dapat dipahami lebih mendetai oleh para peserta. Salah satu anggota aktif GAPEKSINDO sekaligus pesertad dari Doma ataua jogja konstruksi yaitu Agus Pomo Wicaksono, S.T. mengatakan bahwa kegiatan sangat bagus dan dapat meningkatkan pemahaman akan peraturan terbaru dari pemerintah, serta meningkatkan silaturahim antar penyedia jasa konstruksi di DIY. “Bagus dan jelas, saya jadi paham alur dan apa yang menjadi aturan pemerintah terbaru untuk penyedia jasa konstruksi.” jelasnya.

Doma sebagai salah satu penyedia jasa konstruksi di DIY berkomitmen akan mengikuti semua peraturan dan perundang-undangan yang ada. Peraturan dan legalitas merupakan hal yang wajib diikuti dan termasuk menaati hukum yang berlaku di Indonesia. Agus Pomo selaku Direktur Doma menegaskan untuk selalu berpartisipasi dalam workshop ataupun sosialisasi serupa di masa depan. “Bentuk mengikuti apa yang tertuang di peraturan pemerintahan dan bentuk menjadi warga negara yang baik.” tambahnya.

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Selokan Mataram Cagar Budaya Konstruksi Atasi Krisis Air Jogja

Selokan Mataram Cagar Budaya Konstruksi

jogjakonstruksi.com – Selokan Mataram cagar budaya konstruksi atasi krisis air di Jogja. Sejarah Selokan Mataram tak lepas dari penjajahan Jepang dan digdaya Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Selain sebagai percabangan sungai, selokan mataram juga mengusung ketahanan pangan masyarakat Jogja kala itu. Saat ini, selokan Mataram menjadi cagar budaya provinsi dan peranannya yang vital dalam distribusi air di Jogja.

Selokan Mataram memiliki sejarah yang panjang dan sangat lekat dengan masyarakat Jogja. Dibangun pada 1944 saat masa pendudukan Jepang. Selokan yang membentang sepanjang 34.5 kilometer tersebut terletak di antara dua provinsi yakni Jawa Tengah dan DIY. Selokan ini juga menghubungkan dua sungai besar yakni sungai Progo yang berada di Ngluwar dan sungai Opak yang berada di Kalasan. Titis sebagai Tim Doma sekaligus bermukim di Magelang menjelaskan, “Hulunya berada di Ngluwar Magelang dan hilirnya berada di Kalasan Sungai Opak,” jelasnya.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Selokan ini dibangun pada masa pendudukan Jepang pada tahun Juli 1944 dan selesai pada Juli 1945. Pada tahun itu Sri Sultan Hamengku Buwono IX berhasil meyakinkan pihak Jepang bahwa daerahnya atau DIY tidak bisa mencukupi kebutuhan pangan secara penuh. Diplomasi Sultan Hemengku Buwono yang berhasil membuat Jepang mau memberikan dana bantuan untuk pembuatan Selokan Mataram. 

Tujuan Selokan Mataram kala itu dibagi menjadi dua tujuan utama. Yakni, membangun saluran dan pintu air untuk mengatur air hujan dari daerah tergenang. Membangun saluran-saluran untuk mengalirkan air dari Sungai Progo ke daerah kering di Jogja.

Pembangunan Selokan Mataram dipimpin oleh Ir. KRT Martonegoro dari pohak Jogja dan Ir. Hiromatsu dari pihak Jepang. Pembangunan Selokan Mataram disinyalir menghabiskan dana sebensar 1.4 Gulden dan melibatkan 2.8 juta pekerja yang diberi upah. Karena banyaknya pekerja yang terlibat, maka itu juga alasan sultan untuk tidak mengirim pekerja romusha.

Selokan Mataram terus memberikan manfaat kepada masyarakat Yogyakarta. Selokan ini mampu mengaliri sekitar 15.800 hektar lahan pertanian terutama persawahan. Bahkan saat 1990 an Selokan Mataram juga digunakan masyarakat sebagai wadah perikanan.

Menilik bahwa Selokan Mataram tidak bisa dilepaskan dari budaya dan sejarah Yogyakarta, maka pada tahun 2010 Selokan Mataram ditetapkan menjadi cagar budaya. Diatur dalam undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang cagar budaya. Dewasa ini melalui Keputusan Gubernur Nomor 231/KEP/2021 menetapkan Selokan Mataram menjadi cagar budaya tingkat provinsi. 

Masyarakat harus lebih bangga dan menghargai sejarah dan cagar budaya misalnya Selokan Mataram ini. Herat sebagai jurnalis senior menambahkan keprihatinan akan banyaknya warga yang masih ada membuang sampah di sekitaran Selokan Mataram, “Sepatutnya kita warga Jogja menjaga kelestarian dan keindahan Selokan Mataram yang penuh dengan perjuangan ini,” pungkasnya.

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Jogja City Mall Pusat Belanja Penuh Interior Budaya Jawa

Jogja City Mall  Penuh Interior Budaya Jawa

jogjakonstruksi.com – Jogja City Mall pusat belanja penuh interior budaya jawa. JCM singkatan dari Jogja City Mall berlokasikan di Jalan Magelang km 5.8 Sleman. Selesai dibangun pada tahun 2013 dan diresmikan langsung oleh Sultan Hamengku Buwono X. Pemiliknya yang asli Jogja, diharapkan menjadi perubahan sentra belanja di DIY.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

JCM terletak di Kecamatan Mlati, Jalan Magelang km 5.8 berdekatan dengan flyover Jombor yang berada di bagian utaranya. JCM menjadi salah satu di antara sentra belanja yang terletak di dalam ringroad Jogja. Lokasinya yang strategis tidak membuat JCM menjadi kekurangan lahan. Lagi, JCM bersebelahan langsung dengan Sahid Rich Hotel. Dengan luasan 18.975 m² dan total 101.531 m² dengan tujuh lantai, di antaranya L2, L1, UG, GF, LGM, P1, dan P2.

Lahan parkir JCM memiliki daya tampung yang terbilang besar untuk mall di wilayah Jogja dengan kapasitas maksimum kendaraan roda empat sekitar 1200 dan kendaraan roda dua 1300. Saat artikel ini dibuat rerata pengunjung JCM per harinya sekitar 5000 orang. Pengunjung yang konsisten ini didukung oleh tenant-tenant yang berkualias dan event-event yang hadir tidak harinya mulai dari event swasta hingga event resmi milik pemerintah daerah.

JCM didesain dengan mencampurkan arsitektur Romawi dan Jawa. Pada fasad, sangat terasa bila mall ini sangat kental dengan kesan Romawi yang dibawa. Pilar yang besar dan berjumlah tujuh belas ini sangat pas dan sesuai berada di fasad, menambah kesan megah dan mewah. Di sisi lain interior pada JCM mengusung interior jawa tepatnya kekratonan Yogyakarta.

JCM mengusung interior, dengan budaya Jawa Yogyakarta. Di mana menggunakan tegel-tegel kunci dan railing khas kekratonan Yogyakarta. Perpaduan desain ini sangat apik dan proporsional. Fasad dengan arsitektural romawi yang didominan abu-abu dan interior jawa yang mengombinasikan warna abu-abu hijau khas keraton sangat pas.

Desain ini sangat pas untuk warga Jogja yang kental akan masyarakat yang menjunjung tinggi budaya lokal, “Perpaduan modernisasi tapi tidak meninggalkan budaya lokal, bagus!,” jelas Herat, jurnalis senior Yogyakarta saat kami wawancarai. 

Penulis: Ibnu Candra Hakim

Editor: Sanditha Setya Wisaksanti

Perhitungan Struktur Pada Bangunan di Jogja itu Penting

Perhitungan Struktur Pada Bangunan

Perhitungan struktur pada bangunan di jogja itu penting. Memahami perhitungan struktur bangunan sangat penting untuk memastikan keamanan, kestabilan, dan efisiensi sebuah konstruksi. Dengan perhitungan yang tepat, bangunan dapat menahan beban hidup (seperti penghuni dan perabotan). Lalu, serta beban mati (berat struktur itu sendiri), termasuk faktor lingkungan seperti angin, gempa, dan perubahan suhu. 

Selain itu, perhitungan struktur juga membantu dalam pemilihan material yang sesuai dan efisien. Hal ini dapat mengurangi biaya konstruksi tanpa mengorbankan kualitas bangunan. Tanpa perhitungan yang akurat, risiko kegagalan struktur, seperti retak, runtuh, atau deformasi menjadi lebih besar. Hal ini, yang dapat membahayakan keselamatan penghuni dan menyebabkan kerugian material yang signifikan.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Salah satu software yang masih digunakan para insinyur dan juga pemerintah adalah SAP 2000. Perhitungan struktur bangunan dengan menggunakan SAP2000 sangat penting untuk memastikan akurasi dan efisiensi dalam perancangan konstruksi. SAP2000 adalah perangkat lunak analisis dan desain struktur yang mampu memodelkan berbagai jenis bangunan. Perhitungan sederhana sampai kompleks mulai dari gedung bertingkat, jembatan, hingga struktur khusus lainnya. Dengan menggunakan SAP2000, insinyur dapat menganalisis beban statis dan dinamis, termasuk beban gempa dan angin, secara lebih detail dan presisi.

Perangkat lunak ini juga memungkinkan simulasi perilaku struktur dalam berbagai kondisi, sehingga potensi kegagalan bisa diidentifikasi lebih awal. Selain itu, penggunaan SAP2000 mempercepat proses perhitungan yang kompleks, meminimalkan kesalahan manual, dan membantu dalam pemilihan material yang lebih efisien dan ekonomis. Dengan demikian, perhitungan struktur menggunakan SAP2000 tidak hanya meningkatkan keamanan dan kestabilan bangunan, tetapi juga mengoptimalkan waktu dan biaya konstruksi. “PBG juga menggunakan perhitungan SAP.” jelas Ibnu, Tim Doma. “Peraturan tidap daerah berbeda, sekarang di Jogja untuk kombinasi SAP tidak hanya lima sekarang harus menggunakan delapan belas kombinasi.” pungkasnya.

Perhitungan struktur pada bangunan di Jogja itu penting. Walaupun SAP2000 sangat kuat dalam analisis struktur, perangkat lunak ini memiliki beberapa keterbatasan dalam desain detail, analisis non-linear, serta membutuhkan spesifikasi komputer yang tinggi. Selain itu, biaya lisensinya yang mahal dan kompleksitas penggunaannya juga menjadi tantangan, terutama bagi pemula atau perusahaan kecil. Oleh karena itu, penggunaan SAP2000 sebaiknya dibarengi dengan pemahaman mendalam dan perangkat lunak tambahan untuk hasil yang lebih optimal.


Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Jogja Konstruksi, Penggunaan Glassblock Pada Rumah

Penggunaan Glassblock Pada Rumah

Jogja Konstruksi, Penggunaan Glassblock Pada Rumah. Glassblock atau balok kaca adalah material bangunan berbentuk balok atau kotak yang terbuat dari kaca tebal. Glassblock biasanya digunakan untuk dinding atau sekat dalam bangunan, dengan tujuan memberikan pencahayaan alami sambil tetap menjaga privasi. Permukaannya yang buram dan bertekstur memungkinkan cahaya masuk, namun masih dapat membatasi pandangan langsung sehingga orang di kedua sisi dinding tidak bisa melihat dengan jelas.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Selain fungsinya dalam pencahayaan, glassblock juga memiliki kemampuan isolasi panas dan suara yang cukup baik. Material ini sering digunakan dalam desain interior dan eksterior rumah, seperti di kamar mandi, dapur, lorong, atau bahkan fasad bangunan. Guna untuk menciptakan tampilan modern dan elega, banyak orang memilih menggunakan glassblock atau roster. Glassblock tersedia dalam berbagai ukuran, warna, dan tekstur. Manufaktur berbeda ini memberikan fleksibilitas dalam desain, meskipun pemasangannya memerlukan teknik khusus karena sifat kaca yang rapuh dan tidak fleksibel.]

Glassblock mampu menghadirkan pencahayaan alami ke dalam ruangan tanpa mengurangi privasi, sehingga cocok untuk area seperti kamar mandi, atau dapur. Selain itu, material ini memberikan sentuhan estetika modern dan elegan, serta memiliki kemampuan isolasi suara dan panas yang cukup baik. Erik sebagai pelaksana Doma berpendapat “Pakai glassblock menjadi alternatif dari penggunaan kaca blast.”

Jogja Konstruksi, Penggunaan Glassblock Pada Rumah

Namun, di sisi lain, penggunaan glassblock juga memiliki beberapa kekurangan. Proses pemasangannya memerlukan keahlian khusus, sehingga bisa meningkatkan biaya tenaga kerja. Selain itu, glassblock memiliki keterbatasan dalam desain karena tidak bisa dipotong sesuai kebutuhan, 

Yang terakhir, beratnya yang cukup signifikan dapat memengaruhi struktur bangunan. Oleh karena itu, biasanya tim Doma harus menimbang manfaat estetika dan fungsionalitas glassblock dengan potensi tantangan teknis dan biaya tambahan sebelum memutuskan untuk menggunakannya dalam proyek rumah. Erik menjelaskan “Keinginan owner merupakan prioritas, namun jika itu bersinggungan dengan keamanan maka kita selalu memberikan opsi terbaik yang bisa diterima kedua belah pihak.”

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Jogja Konstruksi, Pentingnya Resapan Air Saat Musim Kemarau

Pentingnya Resapan Air Saat Musim Kemarau

Jogja Konstruksi, pentingnya resapan air saat musim kemarau. Kebutuhan rumah di Yogyakarta semakin meningkat. Meningkatnya jumlah hunian ini tentu akan membuat resapan air akan semakin menurun. Pekerja konstruksi seperti Doma menyadari akan hal itu. Sumur resapan adalah salah satu langkah paling mudah untuk menanggulangi hal tersebut. Pada kesempatan kali ini Tim Doma akan menjelaskan bahwa pentingnya resapan air di rumah, terutama saat musim kemarau.

Hubungi Jogja Konstruksi / Doma Living House

Sumur resapan merupakan teknologi sederhana yang bisa membantu mengembalikan keseimbangan air tanah. Tidak hanya untuk menghindari banjir saat hujan, fungsi sumur resapan menjadi lebih kompleks dewasa ini. Selain menjaga keseimbangan lingkungan dan cadangan air tanah sumur resapan menjadi salah satu faktor penting saat musim kemarau. Selama musim kemarau, ketersediaan air tanah cenderung menurun karena kurangnya curah hujan. Sistem resapan air, seperti sumur resapan atau biopori, membantu air hujan meresap ke dalam tanah, yang akan memperbaharui pasokan air tanah untuk kebutuhan sehari-hari.

Resapan air yang baik akan mengurangi genangan air saat hujan, yang biasanya terjadi di daerah perkotaan yang padat bangunan. Meskipun saat musim kemarau, manfaatnya adalah menghindari kerusakan infrastruktur yang dapat terjadi akibat genangan berulang. Tidak hanya dinding berjamur air yang menggenang bisa menjadi faktor serius kerusakan rumah.

Di daerah dengan banyak pembangunan seperti Yogyakarta, resapan air dapat mencegah erosi tanah. Air yang mengalir secara alami melalui tanah akan mengurangi beban pada saluran drainase dan mengurangi kemungkinan tanah longsor atau kerusakan lainnya.

Mendukung hal tersebut Ibnu berkomentar “Lebih baik masuk ke resapan dari pada ke komunal, lebih bermanfaat dan tidak membebani komunal.” Beberapa daerah, termasuk Yogyakarta, sudah mewajibkan pembangunan sistem resapan air di setiap rumah atau bangunan baru. Hal ini untuk mendukung kelestarian lingkungan dan mengurangi dampak urbanisasi terhadap ekosistem lokal. “Sudah ada peraturannya, kita harus ikuti itu untuk kebaikan bersama.” imbuh Ibnu.

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Copyright © 2026 Jogja Konstruksi-Rumah Sempit Terasa Nyaman Gratis Konsultasi dan Survey +62 813-8453-4855