jogjakonstruksi.com – Fenomena Aphelion suhu dingin apakah rumah lebih lembap. Fenomena Aphelion, yakni posisi matahari berada pada jarak terjauh dari bumi, kembali terjadi dan dirasakan dinginnya suhu udara terutama pada pagi dan malam hari. Sejalan dengan itu, banyak orang mengeluhkan rumah menjadi lebih lembap dan dingin sehingga memengaruhi kondisi harian di ruang. Mayoritas bertanya, mengapa saat ini terasa lebih dingin dibanding sebelumnya, padahal tidak terjadi hujan menerus.
Aphelion Masyarakat Adaptasi Udara Dingin juga Rumah
Fenomena Aphelion merupakan peristiwa dimana matahari berada pada titik terjauh dari bumi dalam lintasan orbit elipsnya. Saat Aphelion, jarak matahari ke bumi bisa mencapai sekitar 152 juta kilometer lebih jauh dibandingkan jarak terdekatnya yang dikenal sebagai perihelion. Lagi, perbedaan jarak ini tak sebabkan perubahan pada iklim, dampaknya terasa dalam bentuk berkurangnya panas matahari di bumi. Akibatnya, suhu surface khususnya pada pagi dan malam hari, menjadi lebih rendah dan dirasakan dingin oleh banyak orang.
Banyak orang salah kaprah penurunan suhu dengan menduga matahari tidak panas atau cuaca menjadi mendung. Padahal, secara kasat matahari tetap tampak ada di sepanjang hari. Pada siang hari, panas matahari masih cukup terasa, tetapi segera hilang saat sore menjelang malam hari menjadi lebih dingin. Kondisi ini membuat masyarakat perlu adaptasi, seperti mengenakan pakaian hangat pada malam dan pagi hari.
Bagaimana Dampak Aphelion pada Rumahmu
Dampak lain yang dirasakan adalah meningkatnya kelembapan udara di dalam rumah. Suhu yang lebih rendah menyebabkan penguapan kelembapan berkurang sehingga udara lembap lebih mudah bertahan di ruang tertutup. Rumah yang minim ventilasi akan cenderung terasa lebih dingin, lembap, dan berisiko menimbulkan jamur pada dinding. Kondisi yang tak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi mengacau kesehatan. Dapat memicu alergi, batuk, dan gangguan pernapasan, terutama pada anak-anak dan lansia juga.
Fenomena dingin yang terjadi saat ini menimbulkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat mengenai penyebab utama ubahan ini. Banyak warga kira suhu dingin karena hujan atau anomali cuaca. Padahal, Aphelion merupakan peristiwa alam yang bisa jadi periodik dan bisa jadi menahun. Meski sifatnya normal, masyarakat diimbau untuk jaga keadaan rumah, memastikan sirkulasi udara di rumah berjalan baik, serta tetap waspada terhadap kesehatan akibat suhu dingin dan kelembapan. Dengan pemahaman yang tepat, fase Aphelion dapat disikapi bijak tanpa menimbulkan kepanikan berlebihan di publik.
Survey, Konsultasi, Bahkan Desain Gratis. Hubungi Whatsapp Kami
Penulis : Ibnu Candra Hakim
Editor : Haqqina Jasmine Rahmatika



