Paduan Modern dan Sentuhan Ornamen Jogja Konstruksi Bandara YIA

Perpaduan Arsitektur Modern dan Ornamen Jogja YIA

jogjakonstruksi.com – Paduan modern dan sentuhan ornamen Jogja konstruksi bandara YIA. Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International airport (YIA) tidak hanya menjadi pusat transportasi udara, tetapi juga simbol paduan kombinasi arsitektural. Menariknya, perpaduan unik antara arsitektur modern dan sentuhan budaya lokal Yogyakarta memiliki daya tarik tersendiri. Keberadaannya di atas tanah sultan ground menambah nilai historis dan filosofis dalam pembangunan bandara ini.

Bandara YIA yang berlokasi di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Bandara ini, menghadirkan desain arsitektur modern yang dikombinasikan dengan sentuhan budaya Jawa Jogja yang kental. Ornamen ukiran, motif kawung, penggunaan elemen tradisional menjadi khas interior eksterior bandara, memberikan nuansa Jogja yang kental bagi pengunjung YIA.

Hubungan Erat YIA dan Kesultanan Yogyakarta Bukti Desain Paduan Modern dan Budaya Jogja

Pembangunan bandara YIA di atas lahan sultan ground tanah milik Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat menjadi bukti kuat hubungan erat antara negara dan kesultanan. Proyek ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah. Proyek yang mengedepankan penghormatan terhadap hak-hak adat sekaligus mendukung kemajuan infrastruktur nasional.

Sumber: ANTARA/Aditya Pradana Putra

Herat sebagai jurnalis senior menjelaskan bahwa awalnya bandara YIA berada di bandara Adisutjipto yang terletak di jalan Solo. Namun, karena overload penggunaan bandara tersebut yang dirasa saat ini sudah over capacity membuat pemerintah daerah harus membuat alternatif bandara baru. “Dulu di Adisutjipto, namun pindah ke Kulonprogo (YIA) karena di Adisutjipto sudah overload dan harus mencari alternatif baru,” jelas Herat.

Desain Budaya Lokal Jogja Tidak Melupakan Aspek Keberlanjutan

Meskipun desain bandara memperhatikan aspek kearifan lokal, namun tetap mengutamakan sustainability and development architecture design yaitu prinsip keberlanjutan. Ruang publik di dalam bandara memanfaatkan pencahayaan alami, ventilasi silang (cross ventiation), serta konsep terbuka yang selaras dengan alam sekitar. Hal hal ini, mencerminkan filosofi Jawa yang menjunjung keseimbangan antara manusia dan alam.

Paduan modern dan sentuhan ornamen Jogja konstruksi bandara YIA. Dengan kapasitas mencapai 20 juta penumpang per tahun, YIA dibangun untuk mengatasi kepadatan di Bandara Adisutjipto seperti yang sudah disampaikan di atas. Namun, lebih dari sekadar fasilitas transportasi, YIA hadir sebagai ikon baru Jogja yang memadukan kemajuan teknologi dengan keluhuran budaya Jogja. Juga, selayaknya kita sebagai pengguna sekaligus masyarakat Jogja untuk bangga dan mawas terhadap ikon terbaru ini. Peran pemerintah, pemangku kepentingan, dan swasta juga diharapkan dapat merawat secara berkala ikon yang sekarang terhubung langsung dengan stasiun kereta di Jogja

Survey, Konsultasi, Bahkan Desain Gratis. Hubungi Whatsapp Kami

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 Jogja Konstruksi-Rumah Sempit Terasa Nyaman Gratis Konsultasi dan Survey +62 813-8453-4855