jogjakonstruksi.com – Iblis tertipu arsitektur bangunan ini. Pemandangan arsitektur Kota Munich yang ranum, ada Gereja Frauenkirche yang jadi ikon arsitekturnya. Namun, ada legenda kuno yang sampai saat ini masih menarik perhatian banyak orang. Legenda jejak misterius yang disebut Teufelstritt atau si jejak iblis. Sebuah tanda kaki hitam yang tampak pada lantai di pintu masuk gereja. Di mana, menurut folklor lokal merupakan empiris bahwa sang iblis pernah tertipu di ruang arsitektur ini.
Iblis Tertipu Keilmuan Meruang Jorg von Halsbach Lokus Frauenkirche
Legenda awalnya, dari pembangunan Frauenkirche di abad ke-15 oleh arsitek tersohor Jorg von Halsbach. Ini jadi salah satu gereja terbesar di Bavaria, di mana pembangunannya memakan waktu sekitar dua puluh tahun dan jadi pusat keagamaan dan simbol arsitektural Munich. Namun, di balik megahnya struktur arsitekturnya, muncul legenda menarik tentang bagaimana sang arsitek yang dikisahkan membuat perjanjian dengan iblis demi memperoleh dana untuk menyelesaikan banguanan gereja ini.
Legendanya, iblis menawarkan bantuan dengan satu syarat yaitu gereja itu tidak boleh punya jendela sehingga tempat itu akan jadi simbol kegelapan dan bukan terang cahaya. Arsitek berfikir sejenak dan menerima tawaran tersebut. Tapi, saat bangunan selesai dan iblis datang masuk melihat hasilnya, ia tidak melihat satu pun jendela dari posisi akses masuk foyer gereja. Ini karena seluruh jendela tertutup oleh kolom penyangga yang tinggi sampai atap. Iblis puas akan hasil yang ada pada bangunan tersebut karena arsitek menuruti permintaanya.
Kemarahan atas Kekalahan Iblis Melawan Arsitektur Kegelapan Melawan Cahaya dari Ruang
Akhirnya, rahasia terungkap ketika iblis jalan lebih jauh ke dalam bangunan gereja. Cahaya yang masuk dari jendela jadi terlihat begitu pandangannya melihat dibalik kolom. Ini membuat iblis sadar telah ditipu. Dikisahkan dalam kemarahannya, iblis mengangkat kaki dan menghentak lantai dengan keras, meninggalkan bekas footstep hitam yang sampai saat ini dipamerkan di dekat pintu masuk sebagai jejak iblis yang tak terhapuskan. Sejak itu, dikatakan bahwa sang iblis tidak bisa lagi memasuki gereja dan hanya bisa berdiri di luar.
Hingga kini, jejak di Gereja Frauenkirche ini masih picu rasa penasaran semua orang dan arsitek dari seluruh dunia. Oleh karenanya, ini jadi mengundang mereka untuk menyaksikan sendiri jejak yang konon ditinggalkan oleh makhluk dari dunia lain itu. Pun, menjadi bukti bahwa arsitektur bisa menyelesaikan masalah dengan melakukan ubahan meruang yang efektif dan efisien. Terlepas dari benar atau tidaknya kisah ini, keilmuan arsitektur akan terus berkembang dengan menyelesaikan permasalahan meruang dan desain.
Survey, Konsultasi, Bahkan Desain Gratis. Hubungi Whatsapp Kami
Penulis : Ibnu Candra Hakim
Editor : Haqqina Jasmine Rahmatika



