jogjakonstruksi.com – Hapus hunian kumuh di Jogja RTLH ditargetkan rampung 200 Unit. Upaya menghapus hunian kumuh dan meningkatkan kualitas permukiman warga terus menjadi fokus pemerintah bersama DPRD Kota Jogja.
Melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni RTLH, sebanyak 200 unit rumah ditargetkan dapat ditangani melalui kolaborasi berbagai pihak. Program ini menjadi salah satu langkah mempercepat penataan kawasan permukiman.
Saat Ini Hunian Tidak Layak Masih jadi Tantangan Serius Wilayah Perkotaan
Ketua DPRD Jogja menegaskan bahwa permasalahan hunian tidak layak masih menjadi tantangan serius di wilayah perkotaan. Tingginya kepadatan penduduk, keterbatasan lahan, serta ada kawasan pemukiman yang masih belum tertata sehingga kebutuhan akan hunian layak meningkat. Kondisi tesebut dorong pemerintah dan DPRD untuk memperkuat program-program rehabilitasi RTLH. Langkah ini penting untuk percepatan pengurangan kawasan pemukiman kumuh.
Program rehabilitasi RTLH tersebut akan dilaksanakan melalui pendekatan gotong royong dan kolaborasi lintas sektor. Oleh karena itu, pelaksanaan program RTLH dilakukan dengan melibatkan Baznas, perbankan, hingga organisasi sosial. Pendekatan gotong royong dipilih supaya penanganan rumah tidak layak huni dapat berjalan lebih cepat dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan. Sinergi lintas sektor tersebut turut menjadi bentuk nyata kepedulian bersama dalam meningkatkan kualitas hunian bagi masyarakat.
Program RTLH Tidak Hanya Memperbaiki Rumah juga Kualitas Hidup Warga
Dalam pelaksanaannya, program konstruksi RTLH tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan lingkungan dan kualitas hidup penghuni. Pemerintah juga mendorong terciptanya lingkungan hunian yang lebih sehat melalui perbaikan sanitasi, ventilasi, dan kebersihan rumah. Dengan kondisi tempat tinggal yang lebih layak, diharapkan kesehatan serta kenyamanan penghuni turut meningkat.
Target penanganan 200 RTLH merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah. Program ini direalisasikan melalui aksi bedah rumah rutin yang dilaksanakan setiap hari Minggu. Jumlah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah bersama DPRD dan berbagai pemangku kepentingan. Dalam upaya mempercepat peningkatan kualitas hunian bagi warga prasejahtera. Jika target tersebut tercapai, penataan pemukiman serta peningkatan kualitas hidup masyarakat Kota Yogyakarta lebih merata dan berkelanjutan.
Survey, Konsultasi, Bahkan Desain Gratis. Hubungi Whatsapp Kami
Penulis : Ibnu Candra Hakim
Editor : Haqqina Jasmine Rahmatika









