jogjakonstruksi.com – Bordes dan fungsinya dalam bangunan bersejarah Jogja. Bordes merupakan bagian penting dalam struktur tangga yang berfungsi sebagai bidang datar penghubung antar anak tangga, sekaligus area jeda bagi pengguna.
Selain berperan sebagai elemen keselamatan, bordes juga memiliki fungsi arsitektural yang memperkuat estetika bangunan. Keberadaan bordes banyak ditemukan pada bangunan bersejarah di Jogja, seperti pada bangunan kolonial, hingga rumah tradisional Jawa. Sustainability penggunaan bordes pada bangunan lama di Jogja menunjukkan bahwa elemen ini tak hanya bersifat teknis, tetapi juga mengandung nilai budaya dan historis.
Bordes dan Aplikasi Perancangan pada Bangunan
Bordes jadi area jeda bagi pengguna, terutama pada tangga dengan ketinggian tertentu. Dalam dunia konstruksi, bordes dirancang untuk mengurangi risiko kelelahan dan kecelakaan. Pengguna tangga miliki ruang untuk berhenti sejenak sebelum melanjutkan langkah, di mana inilah tugas bordes pada tangga. Keberadaan bordes juga mudahkan pergerakan, terutama bagi lansia dan anak-anak. Pun, saat membawa barang sehingga aspek kenyamanan dan keselamatan dapat lebih terjamin dalam sebuah hunian atau bangunan.
Arsitek manfaatkan bordes sebagai ruang transpose visual, tempat masuk cahaya, hingga satuan dekoratif yang padu dengan desain interior maupun eksterior. Pada bangunan khusus, bordes bahkan dibuat lebih lebar untuk berfungsi sebagai ruang interaksi kecil. Perancangan arsitektural yang menambah nilai guna, tanpa hilangkan fungsi utamanya sebagai bagian dari tangga pijak.
Jogja dan Akrabnya Bordes pada Desain dan Estetika Fungsi Bangunan
Bordes pada bangunan bersejarah di Jogja, umumnya dibuat dari material kuat seperti batu, kayu jati, atau beton tua. Bordes disesuaikan dengan gaya arsitektur zamannya pada saat desain ini dirancang. Lagi, keberadaan bordes ini tak hanya dukung fungsi struktural bangunan, tetapi juga jadi saksi perkembangan teknik bangun rancang dari masa ke masa di Kota Budaya dan Kota Pelajar ini.
Bordes jadi bagian dari filosofi perancangan bangunan yang mengutamakan keseimbangan antara fungsi, kenyamanan, keindahan, dan kekuatan. Hingga kini, konsep bordes masih terus digunakan dan dikembangkan dalam bangunan modern, sebagai bentuk pelestarian nilai arsitektur lama yang tetap relevan dengan kebutuhan masa kini. Tidak hanya di Jogja, di semua tempat di dunia nilai arsitektur seperti bordes ini menjadi salah satu elemen rancang bangun yang terus berkembang ke arah lebih baik.
Survey, Konsultasi, Bahkan Desain Gratis. Hubungi Whatsapp Kami
Penulis : Ibnu Candra Hakim
Editor : Haqqina Jasmine Rahmatika




