Bedah Rumah di Jogja Melonjak 2856 Unit Sinyal Kebutuhan Hunian Layak Kian Tinggi

Bedah Rumah di Jogja Melonjak 2856 Unit Sinyal Kebutuhan Hunian Layak Kian Tinggi

jogjakonstruksi.com – Bedah rumah di Jogja melonjak 2856 unit sinyal kebutuhan hunian layak kian tinggi. Dari hanya 105 unit rumah tak layak huni yang diperbaiki tahun sebelumnya, di tahun 2026 ini meningkat drastis jadi 2.856 unit. Peningkatan ini dinilai mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat akan hunian layak di DIY. 

Kondisi ini sekaligus menjadi sinyal bahwa program perbaikan rumah dan pembiayaan perumahan semakin dibutuhkan. Di mana, ini bertujuan untuk mengurangi backlog perumahan di Jogja.

Melonjak Drastis Bedah Rumah di Jogja Tembus 2856 Unit

Terbaru, jumlah rumah tidak layak huni yang diperbaiki meningkat dari 105 unit pada tahun sebelumnya menjadi 2.856 unit. Kenaikan ini menunjukkan intervensi pemerintah dalam meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat, terutama bagi keluarga yang selama ini hidup di rumah yang kurang layak. 

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman PKP, menyebut peningkatan tersebut menjadi salah satu capaian penting program perumahan pemerintah. Perluasan program bedah rumah berjalan seiring dengan penguatan skema pembiayaan perumahan melalui Kredit Usaha Rakyat KUR perumahan. Kombinasi program tersebut diharapkan mampu mempercepat pemenuhan kebutuhan rumah layak huni di berbagai daerah, termasuk Jogja.

Bedah Rumah Sousi Nyata Jawab Krisis Hunian di Jogja

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menilai, lonjakan jumlah penerima program bedah rumah bukan sekadar capaian angka, melainkan cerminan ideal masyarakat. Menurutnya, meningkatnya permintaan terhadap program perumahan menunjukkan semakin banyak warga, terutama generasi muda, yang membutuhkan hunian layak. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa persoalan perumahan masih jadi persoalan yang pelik di Jogja.

Di sisi lain, Jogja menjadi daerah dengan persentase kenaikan program bedah rumah tertinggi dibandingkan sebelumnya. Meski jumlah absolutnya tidak sebesar provinsi lain, pertumbuhan dari ratusan menjadi ribuan unit menunjukkan adanya peningkatan kebutuhan yang sangat besar. Fakta ini menjadi sinyal bahwa akses terhadap rumah layak huni masih menjadi isu penting di Yogyakarta, seiring pertumbuhan penduduk dan tingginya kebutuhan tempat tinggal.

Tingginya Kebutuhan Hunian Layak di Jogja Tantangan sekaligus Peluang

Lonjakan program bedah rumah ini tidak hanya menjawab kebutuhan hunian layak, lebih jauh juga membuka peluang bagi profesional di Jogja. Meningkatnya jumlah proyek renovasi dan pembangunan rumah diperkirakan akan mendorong permintaan terhadap pelaku industri konstruksi, hingga pemasok material bangunan. Jika program ini terus berlanjut, sektor konstruksi di Jogja berpotensi tumbuh seiring meningkatnya investasi pemerintah di bidang perumahan.

Survey, Konsultasi, Bahkan Desain Gratis. Hubungi Whatsapp Kami

Penulis : Haqqina Jasmine Rahmatika

Editor : Yulia Nurwita Ningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 Jogja Konstruksi-Rumah Sempit Terasa Nyaman Gratis Konsultasi dan Survey +62 813-8453-4855