Bangun 6 Lantai DPRD Jogja Usung Gaya Arsitektur Jawa

jogjakonstruksi.com – Bangun 6 lantai DPRD Jogja usung gaya arsitektur Jawa. Pemerintah Kota Yogyakarta, tengah membangun gedung baru DPRD Kota Yogyakarta. Gedung setinggi enam lantai dengan mengusung konsep arsitektur khas Jawa dan Yogyakarta. Proyek pembangunan ini menjadi menarik karena memadukan fungsi modern gedung perkantoran dengan nilai-nilai budaya lokal khas Jawa.

Gedung 6 Lantai Paduan Modern dan Gaya Lokal Jawa Jogja

Gedung DPRD baru ini akan menggantikan bangunan gedung lama yang dinilai sudah tidak laik fungsi menurut internal DPRD. Guna gedung baru ini untuk mendukung kinerja para anggota dewan yang semakin baik dan perbaikan fasilitas gedung. Terdiri dari enam lantai dan dilengkapi fasilitas modern, desain gedung tetap menampilkan elemen arsitektur Jawa Jogja. Elemen termasuk adalah seperti pendopo, motif batik pada fasad, dan atap bergaya joglo.

Sumber: detikcom

Dikutip dari detik.com (11/5), kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Yogyakarta mengatakan, pembangunan gedung ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi kerja legislatif, tetapi juga untuk memperkuat identitas budaya Yogyakarta sebagai kota budaya. “Bukan hanya unutk anggota dewan, tetapi juga untuk meningkatkan identitas dan citra Jogja dalam wujud sebuah gedung dan bangunan,” jelas Kadin PUPR Kota Jogja.

Gaya Lokal gedung DPRD Juga Untuk Warga Jogja

Bangun 6 lantai DPRD Jogja usung gaya arsitektur Jawa. Pembangunan ini direncanakan rampung dalam waktu dua tahun dan menelan anggaran dari APBD senilai lebih dari Rp100 miliar. Gedung ini dijadwalkan rampung pada tahun 2026 dan dapat digunakan pada tahun yang sama nantinya. Gedung ini juga akan dilengkapi ruang publik yang terbuka untuk masyarakat, sehingga tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga ruang publik bagi warga.

Bangunan baru, gedung DPRD ini diharapkan menjadi sebuah ruang publik yang nyaman bagi warga sekitar. Khususnya bagi penduduk sekitar gedung DPRD yang akan menjadi ruang publik selama 24 jam. Harapan masyarakat tentunya, menjadikan ruang publik ini menjadi akses mudah untuk menjalin kedekatan secara fisik maupun non fisik antara masyarakat dan parlemen. Kedekatan ini terasa perlu demi menghidupkan kembali citra wakil rakyat yang selama ini tenggelam selama masa reformasi.

Survey, Konsultasi, Bahkan Desain Gratis. Hubungi Whatsapp Kami

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 Jogja Konstruksi-Rumah Sempit Terasa Nyaman Gratis Konsultasi dan Survey +62 813-8453-4855