Danais Jogja Lestarikan Arsitektur Desa Witowati

Danais Bantu Witowati Jaga Budaya dan Lingkungan Jawa Klasik

jogjakonstruksi.com – Danais Jogja lestarikan arsitektur desa Witowati. Desa Witowati yang terletak di Kawasan sungai purba bengawan Solo, Gunungkidul merupakan desa yang sedang diamati pemerintah. Gelontoran danais untuk pembangunan desa dikucurkan sejak 2024 silam. Desa yang hanya disinari Matahari selama 8 jam perhari ini, kontras memiliki 90 persen penduduknya adalah petani. Rumah penduduknya yang kini menjadi perhatian pemerintah mulai dibangun hingga 3 tahun kedepan.

Desa Witowati memiliki keunikan karena letak geografisnya yang berada di kaki sungai purba Bengawan Solo. Membuatnya menjadi desa di Jawa yang hanya disinari matahari selama 8 jam perhari. Hal ini berbeda dengan rata-rata yang diselimuti cahaya sepanjang 9 hingga 10 jam. Desa yang berada di Gunungkidul ini, sedang dirombak dan diberikan treatment khusus oleh pemerintah dan jajarannya lewat danais sejak tahun 2023 silam.

Survey, Konsultasi, Bahkan Desain Gratis. Hubungi Whatsapp Kami

Danais yang dikucurkan ke Desa Witowati ini bertujuan untuk membuat desa ini menjadi desa wisata yang laik untuk wisatawan mancanegara maupun lokal. Desa yang berjarak 74 km dari pusat kota Yogyakarta ini dikucurkan dana 5 Miliar pada tahun 2023. Adapun dana yang digelontorkan adalah untuk pembuatan pagar dan fasad dibeberapa rumah di desa Witowati. Pemanfaatan danais ini tidak hanya untuk mempercantik desa tetapi juga untuk melestarikan budaya desa yang kental dengan desain jawa. Ubahan desain yang sudah turun-temurun menghiasi desain hunian masing-masing penduduk di desa Witowati.

Sumber: Portal DIY Jogja

Jogja Bantu Desa Wujudkan Lokalisasi Wisata Bersama Desain

Danais Yogyakarta, yang diperuntukkan mendukung kekhususan Yogyakarta dalam aspek budaya, dimanfaatkan oleh Desa Witowati secara strategis. Pemerintah desa bersama warga menggagas program revitalisasi bangunan publik dan fasilitas umum agar tampil lebih kompleks. Penataan dengan mengusung konsep arsitektur tradisional Jawa kerajaan Mataram dan Majapahit. Melalui program ini, balai desa, gerbang utama, dan ruang publik lainnya direnovasi dengan sentuhan arsitektur klasik, bata terakota, serta ornamen khas lokal.

Kepala Desa Witowati menyampaikan bahwa program ini tidak hanya fokus pada aspek visual, melainkan juga berakar pada nilai filosofis. Herat dalam liputannya kepada kepala dusun mengatakan “Kami ingin anak cucu kami melihat dan merasakan nuansa budaya Jawa di setiap sudut desa. Ini adalah bentuk nyata pelestarian identitas,” ujar kepala dusun. Warga desa pun turut dilibatkan dalam perencanaan dan pelaksanaan, menciptakan rasa memiliki yang tinggi terhadap hasil pembangunan.

Danais Jogja lestarikan arsitektur desa Witowati. Dampak dari program ini mulai terasa, terutama dalam sektor pariwisata. Beberapa wisatawan lokal maupun mancanegara mulai berdatangan untuk menikmati keunikan desain dan nuansa tradisional yang terpancar kuat dari wajah desa. Selain itu, desa ini juga mulai mengembangkan paket wisata budaya yang mencakup kuliner, kesenian, dan edukasi arsitektur Jawa. Danais ini akan terus digelontorkan ke desa Wotawati ini selama 3 tahun ke depan hingga penataan dan fasad desa menjadi sesuai perencanaan awal.

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 Jogja Konstruksi-Rumah Sempit Terasa Nyaman Gratis Konsultasi dan Survey +62 813-8453-4855