jogjakonstruksi.com – Dapur terbuka atau tertutup mana yang lebih cocok di Jogja. Desain dapur jadi salah satu bagian penting dalam rancang bangun sebuah rumah. Tidak hanya tampilan interior, tetapi desain dapur juga berkaitan dengan kenyamanan, sirkulasi udara, privasi, keamanan, hingga biaya bangun.
Dua konsep yang kini ramai adalah dapur terbuka dan dapur tertutup. Keduanya memiliki keunggulan dan kekurangan, sehingga pilihan terbaik sebenarnya sangat bergantung pada aktivitas memasak, serta desain awal fungsi.
Dapur Terbuka Kesan Rumah Terasa Lebih Luas
Dapur terbuka atau open kitchen adalah konsep desain yang menggabungkan area memasak dengan ruang lainnya. Menggabungkan dapur dengan ruang keluarga, ruang makan, atau area komunal yang bersebelahan. Tidak adanya fixed element seperti dinding pemisah membuat batas lebih fleksibel. Konsep ini sangat menarik untuk rumah dengan luas terbatas karena satu ruang dapat digunakan untuk banyak aktivitas.
Berbeda dengan dapur terbuka, dapur tertutup memiliki fixed element atau batas dinding dan pintu yang memisahkan area memasak dan ruang lain. Konsep desain yang memperjelas tingkat privasi yang lebih tinggi karena aktivitas memasak tidak terlihat dari ruang lain. Bagi owner yang sering memasak dengan banyak alat atau menghasilkan asap menerus, dapur tertutup dapat memberikan kontrol yang lebih baik dari aktivitas ini.
Mana yang Lebih Baik di Jogja Dapur Terbuka atau Tertutup
Di Jogja, pilihan untuk dapur terbuka dan tertutup tidak boleh hanya didasarkan pada tren desain. Lebih penting adalah faktor iklim, arah matahari orientasi bangun, luas lahan, dan aktivitas nantinya. Dapur yang punya sirkulasi udara dan pencahayaan alami yang baik dapat terasa lebih nyaman, tapi terlalu terbuka juga harus memperhitungkan agar air hujan, dan udara luar tidak mudah masuk secara tidak terkendali. Untuk rumah yang memiliki halaman belakang atau taman, konsep dapur terbuka yang mengarah ke area hijau dapat jadi bagus.
Sebaliknya, dapur tertutup dapat menjadi pilihan win-win bagi rumah yang ada di lingkungan padat atau memiliki keterbatasan area terbuka. Dinding dan pintu yang berfungsi menjadi fixed element, penghuni dapat mengontrol hubungan dapur dengan ruang lainnya.
Dapur Terbuka dan Tertutup Keduanya Bisa jadi Pilihan Tepat di Jogja
Dengan perencanaan yang matang, pilihan konsep desain dapur dapat menjadi dan mendukung rumah huni jadi lebih nyaman baik dari fungsi, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Jogja. Monggo warga Jogja, bisa memilih dan memilah mana yang kiranya tepat digunakan di lingkungan tinggal masing-masing. Atau konsultasi dengan professional, untuk mempertimbangkan banyak variabel seperti diatas agar lebih tepat dan laik dalam fungsi, kekuatan, dan estetikanya.
Survey, Konsultasi, Bahkan Desain Gratis. Hubungi Whatsapp Kami
Penulis : Ibnu Candra Hakim
Editor : Haqqina Jasmine Rahmatika




