Jogja Bagian Utara Lebih Ramai Ketimbang Selatan Kenapa?

Jogja Bagian Utara Lebih Ramai Ketimbang Selatan

jogjakonstruksi.com – Jogja bagian Utara lebih ramai ketimbang Selatan kenapa?. Jogja, menjadi kota dengan pertumbuhan penduduk yang cukup pesat. Pertumbuhan penduduk yang pesat seiring dengan banyaknya infrastruktur atau konstruksi bangunan yang terbangun di Jogja. Tidak hanya fasum, bangunan pribadi pun banyak berdiri di wilayah Jogja. Tapi, banyak anggapan masyarakat Jogja mengganggap bahwa Jogja bagian utara lebih ramai dan padat ketimbang bagian selatan. Fenomena ini juga dirasakan beberapa ahli topologi dan perencanaan kota.

Pertumbuhan masyarakat di Jogja, dikutip dari BPS Indonesia adalah 0,98 persen yang meningkat dari tahun sebelumnya yaitu 0,93 persen. Pertumbuhan ini cukup pesat mengingat luas daerah Jogja yang tidak terlalu luas.

Survey, Konsultasi, Bahkan Desain Gratis. Hubungi Whatsapp Kami

Dorongan pesatnya penduduk di Jogja mengalami peningkatan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Faktor utama yang mendorong pertumbuhan ini adalah urbanisasi dan migrasi, terutama karena Jogja dikenal sebagai pusat pendidikan dengan banyak universitas ternama. Setiap tahun, ribuan mahasiswa dari berbagai daerah datang untuk menempuh pendidikan, dan banyak di antara mereka memilih menetap setelah lulus. Selain itu, perkembangan ekonomi dan sektor pariwisata yang terus berkembang juga menarik banyak pendatang untuk bekerja dan berbisnis di kota ini. Akibatnya, kepadatan penduduk semakin meningkat, yang berdampak pada kebutuhan infrastruktur, perumahan, serta layanan publik di Jogja.

Sumber: ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah

Utara Lebih Ramai Ketimbang Selatan Kenapa?

Hal menarik ada di masyarakat mengenai anggapan akan fenomena Jogja bagian Utara lebih ramai dibanding Selatan. Hal ini tidak semerta karena anggapan masyarakat semata, namun data membuktikan pertumbuhan kabupaten Sleman yang mana adalah Jogja bagian utara lebih pesat dibandingkan dengan Bantul yang mana bagian Selatan Jogja. Jika dilihat dari kacamata awam juga bisa terlihat dengan banyaknya bangunan baru yang tumbuh dan berdiri di Sleman dan sebagian Kodya Yogyakarta bagian utara.

Tapi, sebenarnya jawaban dari pertanyaan tersebut jawab dijawab dengan ilmu morfologi sederhana. Secara alami manusia lebih suka tinggal di tempat-tempat yang datar dan tidak memiliki kontur yang terjal. Jogja bagian kota dan utara memiliki kontur dan penataan yang cukup landai dibanding dengan bagian selatan. Ibnu sependapat dengan itu, menjelaskan bahwa penduduk atau masyarakat lebih menyukai daerah datar seperti Jogja dan sebagian Sleman juga dengan dukungan air bersih. “Masyarakat akan memilih yang lebih landai dan menghindari perbukitan dan batu an besar,” jelasnya.

Selain itu, dukungan Fasum seperti Universitas dan Rumah sakit contohnya lebih banyak di bagian Utara Jogja. Sebut saja, UGM, UNY, UPN dan banyak PTS lainnya berada di Utara bagian Jogja. Ibnu menegaskan, hal ini membuat pertumbuhan penduduk khususnya pendatang akan lebih terkonsentrasi pada Jogja bagian Utara. Menyambung datangnya pendatang atau mahasiswa, terlihat jelas maraknya fasilitas pendukung seperti rumah sakit dan mall yang lebih dominan berdiri di Jogja bagian Utara. “Jogja Utara banyak kampus dan fasilitas umum seperti mall jadi wajar saja,” pungkasnya.

Penulis : Ibnu Candra Hakim

Editor : Sanditha Setya Wisaksanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 Jogja Konstruksi-Rumah Sempit Terasa Nyaman Gratis Konsultasi dan Survey +62 813-8453-4855